Blog yang dibuat untuk orang dewasa bermur 18++. Blog ini membahas tentang kesehatan-seks,Video Bokep Online Photo Sexy, dan Cerita Dewasa

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Masturbation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masturbation. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juni 2012

Ini pengalaman asli ga di buat buat saya berumur 15 di sebuah kota B !!!! Langsung ke TKP gan
Pertama dia adalah hanya teman biasa malahan dia adalah teman sekelas saya saya bersekolah di sibuah tempat sekolah negri waktu itu saya kelas 3 smp. pertama saat di adakan ujian sekolah. pada saya sudah selesai mengerjakan soal itu kebetulan kita sebut si S ada di depan banggu gue. ketika saya dan S sudah menyelesaikan soal itu kita mengobrol tentang S*x. Dia Bertanya " Gimana ya rasanya Jilemek" Dan saya pun menjawab " ya ga tau atuh mau coba ? sama gue aja kalo penasaran" padahal saya hanya menjawab iseng" aja. ehh malah di ngomong "hayu".Beberapa Bulan kemudian setelah UN saya pun bertanya lagi pada si S saya menanyakan kapan dan di mana kita melakukan itu. dan sudah di tentukan waktu dan tempatnya.

Pada waktu hari minggu (klo ga salah) saya jemput di suatu tempat nongkrong dia. Tempatnya di rumah saya setelah sampai rumah saya.saya bawa ke kamar saya , kami hanya nonton tv dulu , saya pun tiduran dan S pun ikut tiduran dia langsung berkata " selimutan yuk "dan kami pun masuk ke selimut yg besar itu.

Pertama kami hanya berciuman dengan sangat lama dia menggit lidah saya dan saya pun mengigit lidah si S. Lama sekali kami berciuman di balik selimut itu yang gelap dan nikmat.

Saya Remas kedua Toketnya yg cukup besar (untuk standar SMP) remas dan remas toket dia yg empuk itu. saya pun menjilat toket dia dengan sangat lama di pun berkata" gigit dong " dan saya pun langsung mengigit intinya.


setelah saya mengigit kedua toketnya saya membuka celana si S. pas saya buka bulunya lumayan lepat dan Vnya pun bersih. saya pun menjilat V dengan penuh kenikmatan. dan saya pun mencolok V dengan 2jari dia pun mendesah dengan pelan" dan saya pun menjilat lagi dan lagi.

Setelah beberapa lama kemudian saya pun mencoba untuk membuka celana. memang P ku tidak terlalu besar dan panjang. dia pun memegang P ku dan mengocok" dan dia pun menyedot my P dengan nikmat dan itu pun berulang" dan bebrapa lama kemudian saya pun mencrot ke bagian mukannya dia pun senang dan saa pun senang sekali

Pengalaman Asli !!! Kelas 3smp

Kamis, 07 Juni 2012

Pulang sekolah aku, aku masih capek� aku putuskan untuk tidur, tapi ternyata gag bisa tidur.. aduh, kalau gag ada kerjaan gini. aku putuskan untuk menonton bokep koleksiku dulu�
aku turn on aja kompi ku.. dan langsung eksekusi file-file 3gp atau AVI. heheh
Suara-suara desahan thu film, nyaring bener, ya aku cari headset aja� ampe full suaranya, bisa-bisa tuli telinga ku ini� ya scara gag kedengaran, orang ngomong apa depan aku..
Ditengah sedang asiknya menonton tiba-tiba ada yang menepuk pundakku.. dan aku menoleh sambl bergumam �siapa Sih�.. betapa terkejutnya aku, ketika aku melihat mbak ku ada dibelakang dan melihat apa yang aku tonton.. UUUUps langsung aja aku close thu VLC..
bilang mbak �hayo.. nonton apa?�. �bukan apa-apa ko mbak� jawabku singkat.
mbak ku ini masih kuliah dia tinggal dirumah ku karena dia kuliah di sini, dan lagi pula rumahnya jauh untuk pulang-pergi kuliah. namannya Mia.
�mbak tadi liat kamu nonton apaan?� putar lagi donk� pintanya sambil mendekati aku dan meraih mouse.
aku masih gugup, wah ternyata mbak ku ini, juga suka� akhirnya kami berdua pun menonton film-film bokep koleksiku.. tanpa satu kata pun aku hanya menonton dan akhirnya Mia pun bilang �gimana kalau kita praktekin d?�
aku jawab �boleh juga�. sambil nyengir heheh

�tapi jangan lupa kunci pintunya mbak�. sambungku lagi. �Iya� ujarnya sambil berjalan ke arah pintu. kebetulan rumah pada kosong bonyok lagi gak ada dirumah. dan si Mia lagi tidakada mata kuliah hari ini,makanya dia stay dirumah.
tidak berselang lama, kami pun mempraktekkan apa yang ada pada layar monitor komputer.
Aku meraih tubuhnya dan memeluknya erat sambil mencuimnya dengan nafsu, mia tak mau kalah ia justru langsung meraih kontol ku yang sudah keras sejak dari tadi menonton, dia lepas cd ku berwarna biru, dan langsung mengulumnya dengan lembut bagaikan permen lolipop yang manis di emutnya kontol ku dengan penuh nafsu birahi.
selesai pemanasan, aku bergantian yang melayaninya, dia melucuti semua pakaian ku dan pakaiannya juga, ku tertegun melihat payudaranya yangindah menggelayut, aku sentuh, payudara mia dengan lembut juga meremasnya dengan gemas,
aku ajak dia bermain 69, waw.. jembutnya begitu lebat.. aku merebahkan badanku dikasur ku yang bersprei Acmilan, Mia berada diatasku, Kulihat dia mengulum kontol ku sampai pangkal. oh nikmatnya.. aku jilatin belahan memeknya yang mulai basah, dan aku masukkan lidahku kedalam liang rahimnya,
�mbak, memek mbak perawan gag mbak,?� tanyaku.
�udah gag lagi d�
�kenapa, mbak?�.
�udah, gag usah dibahas�. jawabnya sambil mengajak ku langsung pada acara utama.
Kontol ku sudah siap untuk masuk kedalam memeknya yang ternyata udah gag perawan lagi, sudahla biarkan saja yang penting kali ini aku praktek dulu..
kepala kontolku masuk seiring desahan mbak Mia � aaaahh hssssst�. ahhh� yang dalam d� gumamnya.
�iya, mbak�. aku mulai menggoyang dan menggenjot mbak mia maju mundur paha nya yang terangkat aku cium..
�aaaahhh d, kamu mahir juga ya� ucapnya sambil meraih pantat ku dan menepuknya nakal.
�iya mbak, sering nonton bokep sih mbak.�
aku tambah frekuensi goyangan ku, tapi kali ini aku kepingin ganti gaya. mbak mia kini berada diatasku dan siap untuk menggoyang ku kali ini, mulut memeknya sudah siap untuk dimasukkan kontol ku yang panjangnya 16 cm, �yah lumayan lah�. kata mbak mia yang terus saja menghentak dan sambil terus mendesah �aaaahhhh hsssst,,,, mmmmhhhh� setiap ia menggoyang turun naik�
aku hampir saja ejakulasi jika tidak ku bilang �mbak, aku saja lagi yang goyang terus keluar di mulut mbak�
Mbak mia langsung saja menurut apa kataku, dan dia kini merentangkan kedua kakinya, dan langsung aku masukkan kontolku sampai pangkal, mbak mia mengerang �aaaahhhh �
aku tak tau apa yang dia rasakan, kesakitan apa kenikmatan, yang pasti aku goyang tambah cepat� dan cepat sampai aku klimaks..
�aaaaahhhhh.. hohhh, aku hampir nyampe ni, mbak� ujarku tak tahan lagi menahannya
�sini keluarin aja di mulut, mbak� kata mbak mia, yang juga akan mendekati klimaks, yang sudah berkali-kali orgasme.
�ahhhhh�.hohhh..mhhh� aku mengeluarkan sperma ku mulut mbak mia yang mungil.
ia sedot sampai habis spermaku.
�wah, adek hebat juga ya mainnya!�
�hhehe, ia mbak, nanti lain kali lagi ya mbak�
�iya� katanya sambil terus saja mengemut kontol ku.
sejak saat itu, Payudaranya yang besar dan juga kencang, memeknya merah merekah, mulutnya yang imut, menjadi mainan baru ku sekarang. oh mbak mia.

Ketahuan Nonton Bokep

Minggu, 03 Juni 2012

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Masturbasi di tempat dugem



Hari ini aku libur, jadi bangunnya agak siang dari biasanya, apa lagi semalam aku tidur hampir dini hari karena asyik membuka mail box dan membalas email-email yang masuk. Ada seorang pembaca yang gentleman mengirimkan email padaku, isinya biasa-biasa saja dan sopan. Awalnya seperti email-email lain yang kubalas, selalu kucantumkan persyaratan yang kuinginkan bila mereka ingin melanjutkan berkenalan dan mengobrol denganku.Pembaca yang satu ini lain daripada yang lain karena tanpa banyak komentar, pada email berikutnya langsung dia memberikan persyaratan yang kuminta. Aku pun berbagi foto dan berkirim email dengannya. Terus terang simpatik sekali dia, hanya saja aku belum memiliki foto dan data lengkapnya. Tapi aneh! Aku kok tiba-tiba jadi penasaran dengannya, semoga orangnya sesuai dengan keinginanku. Pada emailnya yang terakhir dia menanyakan cara mengobati ikan yang perutnya buncit. Ha.. ha.. ha.., kan tidak semua dokter hewan bisa mengobati ikan. Kembali ke ceritaku, pagi ini ternyata kondisi rumahku kosong, kedua orang tua dan adikku entah pergi kemana. Hal ini biasa terjadi, mereka tidak mau mengganggu tidurku dan pergi mengunci rumah dari luar. Kami di rumah memang masing-masing memiliki kunci rumah sendiri-sendiri. Setelah membaca koran pagi sambil minum secangkir kopi, aku teruskan membaca koran di toilet kamar mandiku. Aku bermaksud buang hajat (Maaf! Aku berusaha menyampaikan apa yang kualami dengan apa adanya) sambil membaca koran. Pintu kamarku sengaja kubiarkan terbuka begitu saja, toh tidak ada orang lain di rumahku.

Kulepas kembali singlet yang baru kukenakan tadi sebelum keluar dari kamar, kulempar begitu saja, demikian pula dengan celana pendek longgar yang agak lebar di bagian bawahnya yang kupakai saat tidur. Kini aku sudah telanjang bulat tanpa sehelai pun benang yang menutupi tubuhku. Sejak kecil aku memang tidak suka dan tidak pernah menggunakan BH sehingga sampai saat ini di usiaku yang ke 28 aku tetap tidak memiliki satu pun BH untuk menutupi buah dadaku yang sintal dan ranum ini.

Aku terbiasa tidur bertelanjang dada dan seringkali bugil sambil memakai selimut tipis saja. Kalau semalam aku tidur hanya mengenakan celana pendek yang bentuknya seperti yang kuceritakan tadi, selain bentuknya yang mini, bahannya terbuat dari kain sutera tipis tembus pandang dengan karet elastis yang melingkar di pinggangku, sehingga bayangan bulu kemaluanku jelas dapat terlihat dari luar, karena di dalamnya aku sudah tanpa menggunakan apa-apa lagi untuk menutupi auratku, toh semua model CD-ku juga sexy dan mini sekali sehingga tidak ada fungsinya saat kupakai tidur, jadi sekalian saja tidak kupakai.

Selesai hajatku, kuletakkan koran yang kubaca tadi dan aku pun mandi. Kondisi kamar mandi dalam kamarku pun kubiarkan tetap terbuka sejak tadi hingga jika dari arah ruang tamu ada orang melongok kamarku yang pintunya terbuka pasti dapat melihat tubuh montokku di kamar mandi yang sedang mandi saat ini, namun aku tidak khawatir karena rumahku saat ini sedang kosong dan pintu depan dalam keadaan terkunci hingga aku tidak perlu khawatir ada orang yang tiba-tiba nyelonong masuk.

Kubasahi seluruh tubuhku di bawah shower kamar mandiku, rambutku pun kubasahi karena aku memang ingin keramas. Selesai keramas, kusabuni tubuhku dengan sabun cair, kugosok rata seluruh bagian tubuhku yang ramping dan sexy ini (Bukan GR lho! Karena memang demikianlah diriku). Tinggiku yang 170 centimeter termasuk cukup tinggi untuk ukuran seorang wanita, buah dadaku tidak terlalu besar, ukurannya normal sedang-sedang saja, bentuknya padat, puting susuku dan sekitarnya masih tampak ranum berwarna sedikit merah muda kecoklatan.

Pantatku sintal dan berisi, bagian depannya di bawah pusarku ditumbuhi bulu-bulu kemaluan yang halus, tumbuhnya rata rapi dan tidak terlalu panjang karena menempel di bawah pusarku menyeruak ke atas. Bulu-bulu kemaluanku hanya tumbuh di bagian atas kemaluanku, di sekitar vaginaku tetap bersih dan mulus. Kuusap dan kugosok dengan sabun cair tadi dengan rata, kujongkokkan sedikit tubuhku dan kuangkat sebelah kakiku bergantian dan kukangkangkan di atas bibir bathtub agar memudahkan tanganku menggosok dan membersihkan lipatan selangkanganku.

Tanganku yang satu lagi menggosok tubuhku bagian lain, kuelus-elus buah dadaku dengan lembut hingga terus terang menimbulkan rangsangan tersendiri bagiku. Libidoku tiba-tiba datang dan hasratku jadi memuncak, rasanya aku ingin berlama-lama menyabuni tubuhku, mataku yang lentik pun mulai sayu merem melek merasakan nikmatnya usapan tanganku sendiri hingga tanpa kusadari jariku kumasukkan ke dalam bibirku. Kuhisap telunjukku dan kukulum dengan mulutku yang mungil dan berbibir tipis, ada rasa sabun di lidahku hingga segera kuturunkan lagi jari-jariku ke bagian buah dadaku.

Kali ini bukan lagi belaian yang kulakukan, tapi aku sudah mulai melakukan remasan ke buah dadaku. Kupilin-pilin puting susuku dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjukku. Nikmat sekali rasanya, terlebih saat tanganku yang satu lagi tetap mengelus-elus selangkanganku. Saat jari-jariku mengenai bibir-bibir vaginaku, aku pun merasakan darah yang mengalir di tubuhku seakan mengalir lebih cepat daripada biasanya.

Aku sudah horny sekali, liang vaginaku sudah dibanjiri oleh lendir yang keluar dari dalam rahimku. Dapat kurasakan ada cairan lain di bibir vaginaku. Lalu jari-jariku kuarahkan ke klitorisku. Kutempelkan dan kugesek-gesek klitorisku dengan jariku sendiri hingga aku pun tak kuasa membendung gejolak dan hasratku yang semakin menggebu. Badanku meliuk bagaikan penari erotis yang biasa kulihat di BF, kedua kakiku pun tak kuasa lagi menopang tubuhku. Aku langsung terduduk di bagian atas bathtub, kukangkangkan pahaku dengan meletakkan kedua telapak kakiku di samping kiri dan kanan bibir bathtub.

Jari tengah dan telunjuk tangan kiriku kupakai untuk menyibak bibir vaginaku sambil menggesek-geseknya. Sementara jari tengah dan telunjuk tangan kananku aktif menggosok-gosok klitorisku, sekujur tubuhku masih dipenuhi oleh sabun cair yang kini sudah mulai berbaur dengan keringat dinginku yang mulai mengalir keluar, udara AC yang masuk dari kamar tidurku seakan tidak mampu menembus ke kamar mandiku.

Kualihkan jari tangan kananku ke arah lipatan vaginaku. Ujung jariku mengarah ke pintu masuk liang kenikmatanku, kusorongkan sedikit masuk ke dalam. Awalnya memang sedikit agak sulit masuk namun karena aku memang sudah benar-benar horny sehingga liang vaginaku juga sudah benar-benar basah oleh lendir yang licin hingga berikutnya jari-jariku dengan mudahnya menyeruak masuk ke dalam liang vaginaku. Kini jari tangan kiriku sudah tidak perlu lagi menyingkap bibir kemaluanku lagi hingga kualihkan tugasnya untuk menggesek-gesek klitorisku.

Kukocokkan jari tangan kananku keluar masuk liang vaginaku. Jari-jariku menyentuh dan menggesek-gesek dinding vaginaku bagian dalam, ujung-ujung jariku menyentuh benjolan sebesar ibu jari yang ada dan tumbuh di dalam liang vaginaku dan menghadap keluar. Kuangkat sedikit benjolan tadi dari bawah dengan jariku dan kugesekkan bagian bawahnya, punggung dan kepalaku jadi tersandar di dinding kamar mandi, seakan hendak pingsan rasanya.

Aku sudah benar-banar mencapai puncaknya untuk menuju klimaks saat ada sesuatu yang rasanya akan meledak keluar dari dalam rahimku, ini pertanda aku akan segera mencapai orgasme. Gesekan jari tangan kiri di klitorisku makin kupercepat lagi, demikian pula kocokan jari tangan kanan dalam vaginaku pun makin kupercepat pula. Untuk menyongsong orgasmeku yang segera tiba, pantatku bergetar hebat, kurasakan kedutan bibir vaginaku yang tiba-tiba mengencang menjepit jari-jariku yang masih berada di dalam liang senggamaku.

Bersamaan dengan itu aku merasakan sesekali ada semburan dari dalam yang keluar membasahi dinding vaginaku. Aku serasa sedang kencing namun yang mengalir keluar lebih kental berlendir, itulah cairan cintaku yang mengalir deras. Setelah diam sejenak meresapi apa yang baru saja terjadi, aku meneruskan mandi. Kubilas tubuhku dengan air melalui shower, di selangkanganku masih terasa cairan cintaku merembes keluar dari dalam liang vaginaku, mengalir turun melewati kedua belah pahaku.

Selesai mandi, kukeringkan badanku dengan handuk dan kukenakan kimono tipis bermotif kembang-kembang. Bentuk kimonoku ini cukup pendek ukurannya. Ujung bawahnya kurang lebih hanya sejengkal saja dari pangkal pahaku, kalau aku membungkuk pasti belahan pantatku akan tersembul keluar, demikian pula bila aku duduk saat mengenakan kimono ini pasti onggokan daging di pangkal pahaku juga akan mudah terlihat, karena memang kimono yang kukenakan ini bukan untuk digunakan di luar, fungsinya hanya bisa digunakan di kamar setelah selesai mandi agar tidak kedinginan saja.

Aku keluar menuju lemari es mengambil air dingin. Aku merasakan haus sekali setelah melakukan aktifitas tadi. Selesai minum tiba-tiba ada orang yang menekan bel. Kulongok keluar ternyata ada satpam yang mengantar tagihan iuran RT.

�Sebentar ya Pak�, seruku.

Kuambil uang di dompetku dan aku keluar menuju pintu pagar. Sambil kusodorkan uang, kuterima bukti pembayaran yang kuterima dari satpam tadi. Waktunya hanya sebentar saja namun cukup membuat satpam tadi terbengong-bengong heran menatap penampilanku.

Rupanya tanpa kusadari, aku tadi keluar mengenakan kimono mini tadi. Bahan kainnya tipis sehingga saat kupakai menempel dengan ketat di kulitku yang memang belum kering betul saat kuhanduki tadi, apa lagi bagian depannya hanya ditutupkan begitu saja dan diikat dengan ikat pinggang tali yang terbuat dari bahan kain yang sama, dan ikatanku tadi juga asal-asalan saja sehingga bagian dadaku terbelah agak lebar, sehingga dari samping tepian buah dadaku yang putih mulus dapat terlihat dengan jelas secara hampir keseluruhan, hanya puting susuku saja yang tertutup.

Bagian bawahku rupanya juga tidak tertutup dengan rapi, selain ukurannya sudah pendek ke atas (mini), belahannya juga tidah rapat, kecuali di bagian yang terjepit oleh ikat pinggang kain tadi, sehingga rupanya saat aku berjalan melangkah keluar tadi belahan kimonoku bagian bawah tersingkap bergantian di kedua sisinya mengikuti irama langkahku. Berarti bagian ujung pangkal pahaku yang ditumbuhi bulu-bulu kemaluanku dapat terlihat dengan jelas oleh satpam tadi, pantas saja matanya melotot dan dia sempat terbengong-bengong saat melihatku keluar tadi. Persetan deh, pikirku, sudah telanjur mau apa lagi, ya mungkin itu rejeki satpam itu tadi.[/QUOTE]

Mandi

aduuuhh panas banget hari ini.. gak tahan deh pengennya kemana-mana cuma pake bh sama my thong aja.. badan saya sakit semua abis kemaren begadang 2 malem ngerjain FA, hmmm.. kayaknya massage enak deh ni.. langsung ku angkat telp dan booking untuk jam 4 sore.. body massage 1.5 jam kali ya..
dapet untuk yang jam empat, langsung ku buru-buru panasin mobil secara udah jam tiga kurang seperapat, tau dong macet nya dunia sialan ini.. aku masih pake celana pendek ku yang super duper pendek dan tank top warna item.. langsung nyamber tas ku dan berangkat ke tempat massage�
bu rara tunggu sebentar ya.. kata reception cowok yang sambil melotot ngeliatin toket ku yang separuh nyembul di tank top ku.. ok..saya bilang sambil jalan ke depan ac dan berdiri disitu mendinginkan diri.. huh..gila nih jakarta nggak mungkin banget panasnya.. gak lama ada suara cowok yang manggil saya.. bu rara.. terus pas saya balik badan seorang terapist cowok pake t shirt abu-abu dan training warna abu-abu, sendal jepit sport warna hitam berdiri di belakang saya.. silahkan.. kata dia.. hmmm.. aku dapet terapist cowok ternyata.. dia bersih dan badannya keren gitu.. well build.. dalam hati saya.. terus saya ikutin dia masuk ke sebuah pintu ke deretan ruang massage yang tertutup rapat dengan tirai warna biru muda.


dia anter saya ke ruang paling ujung sebelah kiri.. di atas dipan massage udah ada handuk besar warna putih dan disposable panties warna abu-abu tua.. terus dia bilang sama saya.. silahkan ganti dulu mbak.. mau apa massage oilnya?.. lavender.. kata saya.. dia balik badan dan keluar ruangan.. hmm.. pantatnya sekel banget.. duh.. langsung mikir jorok nih liat dia..hahaha.. tapi i told my self.. hey.. you came for the massage ok.. not to fuck him.. geli sendiri saya jadinya�
saya buka baju saya.. telanjang di dalam ruangan.. terus saya buka pantiesnya.. hmm.. bahan nya saya alergy.. ya udah lah mendingan saya nggak usah pake aja.. my tinny litle black thong made from silk, nanti rusak kalo kena massage oil.. terus saya tiduran tengkurep di dipan, dengan kepala di bolongan dipan tempat taro muka, sambil berselimutkan anduk putih besar itu..www.indomp3z.us
dia masuk ke ruangan dan tutup tirai.. terus dia bilang.. saya mulai ya mbak.. ok.. saya rileks dan tutup mata mencoba tidur.. dia mulai pijat badan saya dari telapak kaki di atas anduk saya.. hmmm.. enak banget.. terus ke betis.. dan paha.. tekanannya pelan dan dalam.. dan gak tau kenapa saya ngerasa sentuhan dia agak erotik.. hahaha� dasar perek.. di pijet aja horny.. terus naik dari paha.. ke pantat saya.. pas menyetuh pantat saya.. dia sempet berhenti sebenter dan kerasa tangannya ngeraba pantat saya yang telanjang tanpa apapun di balik handuk.. abis itu.. dia mulai mijet pantat saya dengan penuh perasaan.. aduuhh.. kok jadi becek ya saya.. mijetnya nggak biasa deh ni.. tapi saya cuek aja.. hmmm.. lamaaa dia pijet pantat saya.. dan abis itu tangan dia naik ke pungung dan pijat bagian punggung saya.. saya udah hampir ketiduran.. ketika saya ngerasa kalo dia buka anduk penutup badan saya dan dipelorotin sampe ke bawah pantat.. saya rasain tangan dia nyentuh kulit saya langsung sambil mbalurin massage oli.. pelaaan banget.. uuuhhh�lagi-lagi saya bukanya tidur malah mikirini dia korek-korek memeknya sama jarinya yang gede-gede itu.. saya diem aja coba nikmatin.. terus di turun ke pantat saya.. dan balurin minyak disana sambil di pijat.. di pejet pipi pantat saya.. aaaauuuhh.. enak banget.. memek saya langsung basah.. duhh.. gua entot juga ni orang.. saya mulai gelisah dan pinggul saya meresponds pijetannya dan mulai masturbasi gosokin memek saya ke tempat tidur.. bodo deh dia mikir apa.. saya sekarang ngerasa kalo dia angkat seluruhnya anduk yang nutupin badan saya.. sambil saya tetep tengkurep saya ngerasa kalo dia tarik kedua kaki saya kebuka lebih lebar.. gila.. gw telanjang bulat tengkurep digrepein sama tukang pijet.. dasar pecun� tapi saya udah gak perduli.. saya nikmati aja yang saya rasain sekarang..www.indomp3z.us
terus saya denger di kuping kiri saya dia bisik.. kok basah mbak..saya diem aja.. cuma noleh dan liatin dia.. wuiih� mukanya dah horny banget kayaknya�saya senyum.. dan dia senyum balik� saya bersihin ya.. saya cuma nganguk pelan.. saya dah horny banget soalnya.. gak bisa mikir�
terus saya tengkurep lagi.. dan tiba-tiba kerasa ada tangan yang nyusurin belahan pantat saya teruuuss sampe ke itil saya.. saya mengeliat kaget� terus saya denger dia bilang� sssttt� gpp.. ini enak mbak.. ******.. ni orang.. malah grepein gw.. saya yang dah pengen ******* cuma bisa pasrah aja.. terus dia pijet itil saya.. aaaahhh� tangan yang satunya dia tetep pijet punggung saya.. leher saya.. dan ke bagian samping badan saya dan nyerempet-nyerempet tetek saya� uuuuuhhh gila enak banget� pantat saya udah bergerak-gerak gak karuan.. tangan saya pegangan kuat-kuat di pinggir tempat tidur, sambil gigit bibir saya keras-geras supaya saya gak moan keenakan.. uuhh.. saya mau keluar nih kayaknya.. dia kayaknya tau.. terus pelan banget saya ngerasa 2 jari di selipin pelan banget ke lubang memek saya yang mengkeret keenakan.. uuuuuuhhh sempit banget.. dia masukin jari-jarinya pelaaaaannn bangett� sambil jempolnya saya rasain di taro di lubang anus saya dan usap-usap disitu.. licin.. kena massage oli.. aaaahhhh saya dah mau muncrat banget.. dia terus masukin pelaaaaannn� sampe akhirnya mentok, dia keluar masukin kedua jarinya di memek saya.. dan anus saya di usap-usap.. sialan ni orang.. malah finger fucked me lagi.. emang perek banget ya gw bentuknya.. sampe tukang pijet aja pengen ngentotin gw.. trus dia lakukin kayak gitu.. dan� aaaaaahhh� aaaaaaaaaahhhhhhh� saya keluaaaarr�langsung lemes badan saya.. terus dia lanjutin pijet badan saya.. dia usap cairan memek saya ke seluruh badan saya.. dia pake untuk minjet badan saya.. aaahhh gila ni orang� saya tetep tengkurep lemes.. sambil badan saya terus di pijet sama dia.. sempet ketiduran sedikit.. sampe saya denger dia bisik di kuping saya lagi.. mbakk.. balik badanya..
saya balik badan.. udah cuek sama ketelanjangan saya.. terus saya buka mata.. dan ternyata dia udah keluarin kontolnya dari celananya.. nyembul, ngaceng� gede.. dan berurat.. ******.. gw dientot nih sama dia kayaknya.. saya telentang sambil ngangkang.. terus dia naik ke atas dipan..dan mulai pijet badan saya bagian depan.. dia ambil massage olinya terus tetesin pentil saya pake make massage oli yang bikin pentil tetek saya langsung keras dan ngeceng� hmmm.. enak banget.. terus langsung dia usap tetek saya lembut banget.. pijet sekitarnya.. dan pentilnya di usap-usap lembuuutt.. sekali-sekali diteken-teken.. parah nih.. saya horny lagi.. saya diem aja dia berbuat sesuka dia.. mukanya dah merah padam napsu.. gak pernah beralih matanya dari tetek bulet saya.. dia turun dari tempat tidur dan ambil anduk kecil hangat dia seka tetek saya pake handuk hangat itu.. terus dia buka semua bajunya.. badanya berotot.. otot pahanya gede-gede.. dan pantatnya yang keceng tuh tambah kenceng karena kontolnya dah ngaceng banget� uuuhh� gw cuma mau pasrah aja.. terserah dia mau apa..www.indomp3z.us
terus dia taro anduk kecil itu nutupin mata saya.. sambil tangan nya tetep remes-remes dan usap-usap tetek saya.. saya rasin dia naik ke tempat tidur.. dan tiba-tiba saya ngerasa lidah kasar nyapu permukaan pentil saya.. oooohhh.. dia mulai emut-emut.. lembut banget.. makin lama makin kuat.. memek saya makin basah.. terus� saya rasain di mulut memek saya dia tempelin kepalakontolnya.. dan badannya nindih badan saya.. tangannya di selipin di bawah badan saya.. jadi saya direngkuh dipeluk sama dia.. hmmm bau badannya enak banget.. gila ni orang� di entot juga gw akhirnya.. di dorong kontolnya makin masuk ke memek saya.. sambil badannya yang kayaknya udah dilumurin massage oil di tempelin semuanya di badan saya.. tangan satunya meluk badan saya dan ditempelin rapet-rapet ke badan dia.. tangan satunya lagi di lingkarin di pinggang saya sambil mijet dan remes-remes pantat saya..www.indomp3z.us
gilaaaaa� enaaak banget.. kontolnya ******* memek saya lembut banget.. badannya.. seluruh badannya mijet badan saya dengan berat badannya dia.. dan seluruh kulit yang bisa di gesekin ke kulit saya dia tempelin.. uuuhh intimate banget.. baru ini saya dientot stranger dengan cara kayak gini.. sambil tetep tertutup mata saya sama anduk kecil itu.. seluruh badan saya di entotin.. di ewein.. dimasukin ****** memeknya.. dan lubang anusnya di usap-usap� uuuuhhh.. dia goyangin pinggulnya pelan banget tapi gejolin memek saya.. saya bisa rasain tiap gesekan di dinding memek saya.. dan saya bisa rasain semua permukaan badan saya nempel sama badan dia..aaaaaauuuuhh� saya ngelenguh sedikit.. gak bisa nahan lagi.. dia bisik di kuping saya.. ssstttt�. enak mbaakk??� saya cuma bisa nganguk lemah gak berdaya� dia terus entotin saya.. di goyangin pinggul nya berputar-putar.. sampe akhirnya saya mulai menegang.. dan ikut bergerak bareng dia.. dia tau saya udah mau keluar lagi.. dia perkuat putaran-putaran pinggulnya.. sambil jilat-jilat pentil saya.. dan di sedot-sedot gitu.. terus dia tanya saya� udah siap keluar lagi mbak� saya nganguk.. terus dia langsung keluar masukin kontolnya pelan-pelan dan makin dalem.. sampe mentokin memek saya.. dan saya bisa ngerasa kontolnya yang gede itu makin ngembang di dalem memek saya.. saya jepit ****** gedenya itu pake otot memek saya.. dan saya ngerasa kontolnya dah mulai kedut-kedut.. uuuhhh.. saya langsung keluaaarrr� aaaaaaahhhh� dia cium bibir saya dan masukin lidahnya di mulut saya biar saya gak bersuara.. dan pantatnya yang sexy tetep genjot memek saya yang lagi kelojotan keenakan.. aahh gila banget rasanyaa.. enaaaaaaaakk bangettt�. lagi orgasme gitu.. tetep di genjot.. sampe ngilu dan berputar-putar rasanya kepala saya.. uuuhh.. terus dia sokokin makin dalem.. tetep lambat tapi lebih cepet dari yang tadi sedikit.. dan saya rasain dia keluar di dalem memek saya� langsung saya orgasme lagi� gila gw keluar 3 kali sama ni orang.. dia diem dulu ambruk di atas badan saya.. sampe kedut-kedut memek saya dan ****** dia berenti.. .. terus dia bangun pelan-pelan.. buka penutup mata saya.. saya terlentang lemas.. saya liat ke dia.. dia buka kondomnya dan buang ke tempat sampah.. dan celupin anduk penutup mata saya tadi ke baskom air hangat.. dan dia bersihin memek saya pake anduk anget itu.. gilaa nih.. service yang saya belom pernah dapet sebelumnya.. hmmmm�. not bad..www.indomp3z.us
terus dia bisik lagi di kuping saya.. mau mandi mbak.. saya ngangguk.. terus dia pake baju.. dan keluar ruangan� saya terlentang disitu kecapekan.. dia masuk lagi.. dan pakein kimono ke badan saya.. dan anter saya ke tempat shower..www.indomp3z.us
saya mandi.. pake air hangat.. sambil mikirin pengalaman saya yang baru aja terjadi.. gila tuh tukang pijet ngentotnya jago banget� selesai mandi saya masuk lagi ke kamar pijat.. pake baju.. gak pake bh.. karena pentil saya ngaceng terus jadinya.. karena masih terangsang sama yang tadi kali.. sakit kalo kena kain bh.. saya keluar dari ruangan.. saya liat dia nunggu saya di depan ruangan.. saya selipin uang 50 ribu ke tangannya, saya tetep kasih tip lah.. tapi ternyata dia gelengin kepala dan bilang.. gak usah mbak.. saya yang terima kasih.. hmmm.. ok.. up to you then�www.indomp3z.us
saya ke luar ke reception lagi.. bayar session itu.. dan pulang ke rumah.. hmm.. jam 6, saya masih bisa tidur dulu 1 jam an sebelum siap-siap ketemu raka.. aduuh.. malem ini another session nih kayaknya.. better safe some energy then..

Aduh� Panas banget hari ini�

sepulang dari sekolah, aku yang sengaja tidak keluar bermain memanfaatkan situasi sepi siang itu. Sony dan Rony sedang bermain di rumah tetangga sementara kedua orang tuaku belum pulang dari bekerja dikantornya. Akupun naik kembali keatas plafon untuk melaksanakan rancangan yang aku buat tadi di sekolah yaitu membuat celah yang bisa melihat keseluruh sudut ruangan didalam kamar Papa dan Mamaku sehingga apabila Papa dan Mamaku sedang bermesraan aku dapat menyaksikan adegan-adegan mereka dengan bebas dan aman.
Setelah bekerja kurang lebih setengah jam diatas plafon itu akhirnya aku berhasil membuat rancanganku itu. Kini seluruh sudut didalam kamar itu dapat aku pantau dari atas plafon itu dan aku merencanakan menguji coba celah itu sebentar malam.
Setelah aku merasa telah siap dan aman semuanya aku beranjak hendak turun dari plafon itu takut keburu saudara-saudaraku pulang dari bermain dan orang tuaku yang juga sebentar lagi pulang dari kantor mereka masing-masing.
�Na.. na.. na..�, terdengar suara seorang wanita sedang bernyanyi kecil ketika posisiku telah berada didekat pintu plafon kamarku.
Aku langsung mencari asal suara itu. Tak lama kemudian suara guyuran air seperti orang sedang mandi ikut terdengar diantara suara kecil wanita yang sedang menyanyi itu. Aku mulai berpikir-pikir dan akhirnya aku temukan jawabannya bahwa suara itu adalah suara kakak sepupuku yang bernama Erna.
Rumah kami memang bersebelahan hanya dibatasi oleh sebuah tembok pemisah sepanjang badan rumah kami.Namun kamar mandinya persis menempel di badan belakang rumahku sehingga ujung atap rumahku terpotong sedikit agar bisa bersambung dengan atap kamar mandi mereka.
Rasa takut yang tadi ada kini dibunuh oleh perasaan penasaran yang timbul ingin menyaksikan kakak sepupuku itu sedang mandi.
Tanpa membuang waktu aku segera merangkak mendekati kamar mandi itu. Dan kini aku telah sampai diatas kamar mandi itu yang kebetulan sekali situasi disitu sangat menunjang dan aman untuk menyaksikan tubuh indah dan mulus milik kakak sepupuku itu. Tidak seperti di atas kamar orang tuaku harus dirancang khusus.
Kini pandanganku sedang menatap dengan penuh gairah kearah tubuh Kak Erna yang sedang memakaikan sabun keseluruh tubuhnya. Fantasiku mulai ikut berperan saat itu, seandainya aku yang menyabuni tubuh mulus milik kakak sepupuku itu oh.. betapa nikmatnya. Tangan indahnya kini sedang mengusap-usap lembut kedua payudaranya yang sebesar bola kaki dan sekali-sekali memutar kecil kedua puting susunya yang sedang mekar karena terkena guyuran air yang dingin.
�Oh.. ah.. ah..�, aku mulai mendesah merasakan gairahku mulai bangkit.
Penisku juga aku rasakan mulai meronta-ronta di dalam celanaku. Setelah selesai mengusap-usap kedua payudaranya kini tanganya turun mengusap-usap sekitar tempat yang paling diingini oleh semua lelaki. Dengan lembut tangannya meggosok-gosok bulu yang berada disekitar vaginanya itu.
�Ah.. oh.. sst..�, aku terus mendesis sambil mengocok penisku yang kini telah aku keluarkan dari dalam celanaku.
Semakin lama kocokanku semakin kencang, terasa air kenikmatanku mulai saling mendesak ingin melepaskan diri dari dalam batang kemaluanku. Pandanganku juga terus mengarah ke tubuh Kak Erna sambil terus berfantasi, kini aku melihat Kak Erna jongkok dan tangannya mengusap masuk kedalam lubang vaginanya.
�Ya.. oh.. sedikit lagi Kak Er.. ya.. oh..�, sambil berfantasi Kak Erna sedang bersetubuh bersamaku dengan gaya ia berada diatas atau joki style.
�Ah.. oh.. ya.. ya.. ayo..�, seruku sambil kocokkan pada kontolku semakin cepat.
Air spermaku rasanya sudah berada diujung lubang penisku seiring dengan perasaan panas dingin yang mulai aku rasakan pada tubuhku.
�Crot.. crot.. crot..�, berhamburanlah air kenikmatanku melompat keluar dari lubang kontolku dan berhamburan di atas plafon itu.
�Ah.. oh.. enak Kak Er, sst.. ahh�, seruku sambil melambatkan kocokkan pada kontolku yang semakin lemah ereksinya setelah aku mendapatkan kenikmatanku.
Aku lihat ke bawah Kak Erna sudah memakai handuk dan hendak keluar dari kamar mandi itu. Akupun bergegas turun dari atas plafon itu, untung saja kedua adikku belum pulang dari bermain sehingga aku dapat turun dengan aman. Setelah aku berada diatas tempat tidurku aku mulai berpikir ternyata ada orang lain yang bisa menjadi media masturbasiku selain Papa dan Mamaku.
Sejak itu aku semakin rutin naik keatas plafon untuk melampiaskan birahiku terlebih malam hari untuk menyaksikan Papa dan Mamaku menjadi tontonan pornoku secara langsung. Bahkan tanteku yang sedang mandi juga pernah kujadikan media masturbasiku

Cerpen ngintip

Hari itu wajah DEWI, seorang aktivis yg mendukung dan pro terhadap RUU APP terlihat tegang mendengar penuturan beberapa rekan rekannya mengenai maraknya web dan blog porno di internet yang mengeksploitasi wanita, terutama anak sekolah , artis , bahkan gambar gambar di friendster pun bisa nyasar ke situs bugil. Sebagai aktifis yang cukup senior , Dewi sudah lama mendengar mengenai hal ini namun saat itu dia diberitahu bahwa semua gambar dalam web tersebut merupakan gambar-gambar rekayasa kasar, Dewi tidak tertarik untuk melihatnya. Berbeda dengan berita yang disampaikan para rekannya ini yang mengatakan bahwa web-web porno itu sekarang berisi gambar-gambar asli dan bukan rekayasa, bahkan yang membuat Dewi sangat terkejut ketika mereka menyebutkan bahwa di antara gambar-gambar porno dalam web itu terdapat beberapa gambar porno yang berwajah mirip dirinya.
Tentu saja gadis cantik ini menyanggah keras gambar-gambar porno tersebut sebagai gambar dirinya, hanya saja berita tersebut membuat Dewi penasaran dengan web-web porno tersebut. Terdorong ingin meng-cross check kebenaran berita tersebut, Dewi kemudian meminta alamat web porno yang dimaksud , ia pun mendapatkan sebuah situs porno.dan sebuah blog porno yang isinya photo cewek ng***** semua! Jam di HP milik Dewi menunjukkan pukul 12.00 lewat ketika ia berjalan keluar dari gerbang kampusnya. Sebagaimana niatnya tadi pagi, Dewi yang masih tercatat sebagai mahasiswi di sebuah Perguruan Tinggi Negri di bandung ini bermaksud singgah ke sebuah warnet. gadis berwajah cantik dan lembut ini memang bermaksud membuktikan berita yang dibawa rekannya tadi pagi. Dewi sengaja memilih warnet yang mempunyai meja tertutup untuk menghindari prasangka buruk orang lain terhadapnya. Sebagai seorang yang dikenal menentang segala bentuk pornografi tentunya Dewi berusaha menjaga citra dirinya saat dia membuka web dan blog porno yang dikatakan temannya tersebut. Boleh jadi orang lain akan mencemooh jika seorang seperti dirinya terlihat membuka web porno dan porno.
�Ada yang kosong pak?� tanya Dewi kepada operator warnet.
�Mmm�Nomor 5..dik� jawab operator warnet sambil sedikit terkejut melihat seorang wanita cantik yg mucnul dihadapannya.
Keberadaan Dewi di warnet tersebut memang cukup menarik perhatian. Bukan saja karena kecantikan yang dimiliki Dewi, namun juga karena penampilan Dewi dengan blouse putih ketat yang membungkus tubuhnya dengan sangat indah dan entah disadarai atau tidak kancing paling atas terbuka sehingga ada sedikit pemandangan yg cukup indah ditambah celana jeans ketatnya
operator warnet sempat terpesona melihat kecantikan Dewi namun mengingat klo gadis ini adalah pelanggan baru membuatnya segan untuk berbuat lebih jauh. Walaupun ada rasa segan pada diri cowok operator warnet kepada Dewi, namun mata cowok itu nyaris tak berkedip melihat goyangan pantat Dewi ketika berjalan menuju meja warnet nomor 5.
cowok ganteng itu menelan ludah membayangkan tubuh di balik pakaian yang dipakai gadis cantik ini.
Dalam meja warnet no 5 yang tertutup itu, Dewi mulai membuka beberapa alamat wabsite porno yang didapatnya tadi pagi. Tak sampai lima menit kemudian, mata Dewi yang lebar membelalak melihat web-web porno tersebut. Wajahnya yang putih juga berubah merah padam menahan kemarahan dan rasa jijik melihat web serta weblog yang melecehkan perempuan secara seksual terutama segala hal yang berbau rape(perkosaan). Beberapa cerita porno tentang gadis abg atau mahasiswi serta gambar-gambar yang mempertontonkan kemulusan tubuh perempuan seperti dirinya membuat Dewi merasa terhina dan terlecehkan. gadis cantik ini juga merasa geram dan nyaris tidak percaya ketika kemudian dia mendapati beberapa gambar porno seorang wanita dengan wajah mirip dirinya sebagaimana laporan teman temannya yuniornya.
Tubuh gadis ini gemetar menahan kemarahan dan rasa tak percaya melihat pose-pose wanita yang berwajah mirip dirinya apalagi ditambah gambar dirinya yg ia posting di friendster bisa nyasar ke situs ini , sehingga seolah merupakan pembenaran bahwa dirinyalah yg ada di situs porno tersebut. Tanpa sadar Dewi yang dalam kesehariannya bertabiat lembut ini-mengumpat karena kemarahannya melihat gambar-gambar tersebut.
Melihat betapa gadis seperti dirinya dilecehkan dalam web tersebut, Dewi terdorong untuk membuat laporan khusus mengenai hal ini ( BF watchout !!!). Dewi berniat untuk melaporkan keberadaan web ini kepada pihak kepolisian agar pembuat situs ini ditangkap polisi. Dengan flashdisk miliknya, Dewi kemudian menyimpan puluhan cerita porno mengenai perkosaan serta gambar-gambar porno yang terpampang, terutama gambar-gambar wanita yang mirip dengan dirinya. Satu persatu beberapa gambar porno dan cerita-cerita erotis mengenai akhwat berpindah ke flashdisknya yang berkapasitas 1 GB tersebut
Dewi adalah seorang gadis berusia 21 tahun yang baik baik serta tumbuh dalam lingkungan keluarga yang baik baik pula sehingga Selain memiliki wajah cantik dan tabiat yang lembut, Dewi juga jauh dari hal-hal porno atau porno sejak kecil bahkan bagi dirinya hal-hal tersebut merupakan hal-hal yang tabu.
Namun siang ini, gadis cantik ini terpaksa melihat hal-hal tabu tersebut untuk pertama kalinya sepanjang hidupnya. Awal mula, Dewi memang sempat shock, bukan saja karena kemarahan yang dirasakannya namun juga karena dia tidak pernah melihat gambar-gambar porno dan porno sebelumnya. Pada mulanya memang Dewi merasa jijik dan marah melihat web tersebut, namun semakin lama ia menjelajahi berbagai web dan blog porno itu, rasa marah dan jijik yang dirasakan di menit-menit pertama berubah menjadi rasa malu. Wajah Dewi yang ayu dan lembut ini bersemu merah melihat gambar-gambar dalam web dan blog porno tersebut, apalagi ketika dia melihat gambar-gambar wanita yang berwajah mirip dirinya tengah mengulum batang penis laki-laki yang tegang.
Mata Dewi yang lebar ini membelalak nyaris tak berkedip melihat gambar-gambar wanita yang tengah mengulum batang penis laki-laki. Mata Dewi tak lagi memperhatikan wanita yang berwajah mirip dirinya namun matanya kini lekat melihat batang penis laki-laki yang tengah dikulum dan ada juga yang diremas oleh wanita itu. Dewi menggigit bibirnya kuat-kuat menahan debaran jantungnya yang berdegup kian kencang melihat urat-urat penis laki-laki yang menonjol dalam gambar tersebut. Tubuh gadis ini gemetar ketika tanpa disadarinya dia mengkhayalkan dirinya yang mengulum penis laki-laki yang menggiurkan itu. Seumur hidupnya, baru kali ini Dewi melihat batang penis laki-laki walaupun hanya dalam gambar, terlebih penis berukuran istimewa itu dalam keadaan tegang. Nafas Dewi mulai memburu dan dia mulai merasakan denyutan-denyutan di bagian dalam kemaluannya yang terasa gatal sebagaimana layaknya wanita yang mulai terangsang nafsu.
Dewi memang seorang gadis baik baik dan selama ini jauh dari berbagai hal yang porno , namun Dewi tetap seorang wanita normal yang mempunyai gairah terhadap lawan jenisnya. Dewi yang telah berusia 21 tahun seringkali timbul gairah nafsunya kepada lawan jenisnya secara alamiah Dewi sering terangsang terhadap lawan jenisnya, namun apabila nafsunya mulai terangsang, gadis ini segera menekannya dengan berbagai aktivitas. Wajah Dewi yang cantik seringkali menjadi masalah tersendiri karena membuatnya sering digoda oleh laki-laki, apalagi ternyata dalam hal berpakaian dia tidak terlalu konserfative
Godaan-godaan para laki-laki yang berbentuk ucapan-ucapan mesum, sentuhan atau kadang menempelkan tubuh mereka ke tubuhnya saat di biskota juga dapat membuatnya terangsang namun semua rangsangan nafsu yang dirasakannya dapat diredamnya dengan baik. Dewi merasa dirinya mampu menjaga diri dan mengendalikan nafsunya, tidak seperti beberapa rekan mahasiswa lainnya yang diketahuinya melampiaskan nafsunya dengan bermasturbasi. Saat Dewi menanyakan alasan mereka melakukan masturbasi, beberapa yang di antaranya adalah teman kostnya itu menjawab bahwa masturbasi lebih baik daripada ML sementara mereka masih belum berani menghadapi resikonya.
Kali ini nafsu Dewi juga merasa terangsang namun rangsangan itu bukan datang secara alamiah atau gangguan dari orang lain. Nafsu gadis ini terusik karena perbuatan dirinya sendiri sehingga kali ini Dewi merasa kesulitan untuk mengendalikannya seperti biasanya. Kian lama nafsunya semakin kuat membuat Dewi melupakan doktrin moral yang selama ini dipeganginya dan keberadaannya sebagai salah seorang aktivis penentang pornografi dan pornoaksi.
Meja warnet yang tertutup itu membuat Dewi leluasa menjelajahi berbagai web erotis dan porno yang didapatinya dengan search engine Google, terutama yang menampilkan gambar-gambar laki-laki telanjang bulat dan mempertontonkan penis mereka yang tegang. Nafsu nafsu Dewi yang mendorongnya tak lupa untuk menyimpan gambar-gambar tersebut ke dalam flash disk miliknya. Hampir satu jam kemudian wajah Dewi yang tengah dilanda nafsu sudah sangat memerah dan terlihat kontras dengan blouse putih yang dipakainya. kancing bajunya tanpa disadari sudah terlepas semua, karena sebelumnya ia tak mampu menahan tangannya untuk meremas remas bagian dadanya saat i merasakan buah dada yang terbungkus BH berukuran 34B itu menjadi sangat kencang dan mengeras.
Satu jam lebih lamanya Dewi dilanda nafsu dalam meja warnet bernomor 5 yang tertutup itu. Dalam keasyikan menjelajahi web porno tiba-tiba Dewi dikejutkan bunyi pertanda SMS masuk di HP nya.
�Hmm..dari dik soraya..�gumam Dewi ketika melihat sms yang dikirim oleh salah seorang teman di tempat kostnya yang seluruh penghuninya adalah perempuan. Isi sms itu mengabarkan bahwa salah seorang penghuni di tempat kost mereka terpergok menyimpan berbagai bacaan dan gambar porno di kamarnya dan juga kondom.
Mendapat sms dari Wulan seperti itu, tubuh Dewi gemetar. gadis ini segera tersadar dari apa yang sedang dilakukannya di meja warnet ini. Akhirnya dengan perasaan kalut, Dewi menutup seluruh web porno yang telah dikunjunginya dalam waktu satu jam lebih ini dan bermaksud segera angkat kaki dari warnet ini. Ketika seluruh windows web-web porno itu telah tertutup hingga tinggal tampilan dekstop yang terlihat di layar monitor, mata Dewi melihat sebuah icon yang berjudul Koleksi Movie di layar monitor. Tiba-tiba timbul keinginan Dewi untuk mengkliknya sehingga dia menunda untuk segera keluar dari meja warnet. Setelah ia mengklik dua kali icon tersebut, terpampanglah puluhan folder judul film yang tengah menjadi meja office di layar monitor. Namun mata gadis berwajah cantik ini melihat salah satu folder berjudul Surga yang membuat dahinya berkerenyit heran. Dengan diliputi rasa heran, Dewi mengklik folder berjudul Surga itu yang sekejap kemudian terpampang 2 file film berukuran besar yang membuatnya semakin penasaran. Niatnya untuk keluar dari meja warnet tertunda ketika rasa penasaran itu mendorongnya mengklik file film berjudul Surga yang berukuran lumayan besar.
�Ahh!�
Dewi terpekik kaget ketika file film itu terbuka ternyata merupakan file film porno. Tubuh Dewi seketika menjadi gemetar dan dadanya berdegup kencang. Setelah satu jam yang lalu ia browsing menjelajahi web-web porno yang menampilkan gambar-gambar porno yang tak bergerak, ternyata kini dia menemukan film yang menyuguhkan gambar porno yang bergerak. Kembali Dewi terombang-ambing antara keinginan melihat dan rasa bersalah, akan tetapi nafsu nafsu ternyata masih menguasainya membuat Dewi kembali duduk dalam meja warnet seperti semula. Matanya berbinar lebar menyaksikan film yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan akan dilihatnya. Film yang agaknya berasal dari Jepang itu diawali dengan adegan sebuah keluarga muda dengan dua orang anak yang masih kecil namun adegan itu cuman sebentar dan cerita itu dimulai ketika adik kandung sang suami yang berwajah tampan ikut menumpang di rumah mereka.
Dewi kian tenggelam mengikuti jalan cerita film tersebut yang kemudian sang istri dalam film tersebut tertarik dengan adik suaminya yang masih belia itu. Sang istri dalam film tersebut digambarkan sebagai ibu rumah tangga yang selalu berkimono tertutup, akhirnya terjadilah perselingkuhan antara adik sang suami dengan sang istri. Nafsu Dewi kian menguat ketika adegan percintaan pasangan selingkuh ini dieksplo dengan detail. gadis yang tengah dilanda nafsu ini hanya terengah-engah menyaksikan adegan-adegan persetubuhan yang dimulai hanya 5 menit setelah film dimulai. Puluhan menit berikutnya boleh dikatakan film itu dipenuhi adegan-adegan persetubuhan pria dan wanita degan detail dan close up, membuat Dewi yang menonton film tersebut hanya terengah-engah dalam nafsu yang kian menggelegak.
ia kembali tenggelam dalam libidonya di depan monitor yang menayangkan film porno. Kali ini Dewi tidak hanya sekedar meremas buah dadanya sendiri , ia menurunkan celananya sampai lutut sehingga terlihat sepasang pahanya yang bulat padat dan mulus. Tak sekedar itu, namun ia juga menelusupkan tangannya ke balik celana dalam krem yang dipakainya lantas dengan bernafsu jemari tangan Dewi menggosok belahan kemaluannya yang kemerahan. gadis berwajah menawan ini ternyata mempunyai kemaluan yang indah, membukit putih mulus tanpa sehelai rambut kemaluan yang menghiasinya karen rajin dibersihkan. Bibir kemaluan Dewi yang kemerahan kian terlihat memerah ketika tangannya menggosok-gosokkannya penuh nafsu nafsu.
Di saat tangan kiri Dewi mngggosok-gosok belahan kemaluannya, tangan kanannya segera menyusup ke balik BH berukuran 34B yang dipakainya. Dewi mempunyai sepasang payudara montok membukit indah yang kini terasa kian mengeras. Nafsunya telah demikian menggelegak ketika tangannya meremas-remas payudaranya sendiri sambil memmelintir putting susunya. Entah darimana Dewi belajar bermasturbasi padahal sebelumnya tidak pernah satu detikpun dia melakukan perbuatan masturbasi sebagaimana teman temannya lainnya. Mata Dewi melotot adegan-adegan mesum yang terpampang di layar monitor sementara kedua tangannya merangsang kemaluan dan payudaranya sendiri.
Puluhan menit berlalu ketika tiba-tiba HP Dewi berbunyi nyraing membuat Dewi yang tengah asyik dalam nafsunya terlonjak kaget, kali ini nada HPnya adalah nada panggil bukan nada SMS. Ketika melihat nama Wulan yang terpampang di layar HP, Dewi segera menghentikan meremas payudaranya lalu dengan wajah yang kesal ia mengangkat telepon.
�Ada apa dik?..� tanya Dewi dengan sedikit kesal.
�Maaf Dewi �gimana sms saya tadi�apa nia perlu dikeluarkan juga dari tempat kost kita sebagaimana beberapa orang sebelumnya ?� tanya
Dewi terdiam. Nia adalah penghuni kost yang dimaksud dalam sms dari Wulan sebagai gadis yang mengkoleksi gambar dan cerita porno juga kondom di tempat kost mereka
�Tunggu dulu�biar saya datang dulu�nianya kemana?�
�Sudah pergi ..mungkin malu dia..tapi barang-barangnya masih di kamarnya dan barang-barang porno itu sudah saya amankan�
Dewi kembali terdiam.
�Ya nanti kita bicarakan.. tunggu aku datang aja�
Ketika kembali pandangan Dewi ke layar monitor, film tersebut sudah mendekati akhir, berarti satu jam lebih gadis cantik ini tenggelam dalam nafsu ketika menonton film tersebut. Telepon tadi ternyata mampu membangkitkan kembali kesadarannya akan perbuatan yang sedang dilakukannya. Dengan gontai Dewi membenahi pakaiannya yang awut-awutan dan membuatnya setengah telanjang. Untunglah meja warnet itu tertutup rapat tak seoarangpun melihat keadaan Dewi dengan aurat yang tersingkap lebar.
Dewi keluar dari meja warnet nomor 5 setelah hampir 4 jam dia berada di dalamnya. blouse yang dipakainya terlihat kusut masai di bagian dada. Dewi berjalan gontai dengan pikiran yang kalut berniat menuju kasir warnet, namun ia merasakan celana dalam yang dipakainya terasa basah membuatnya risih. Dewi menghentikan langkahnya ke meja kasir,dan berbelok ke toilet warnet. Dalam toilet yang cukup bersih itu, Dewi melepas celana dalam krem yang dipakainya . Dewi memperhatikan celana dalam yang terasa basah oleh lendir cukup banyak. Sekian jam Dewi tenggelam dalam nafsu membuatnya berulangkali menyemprotkan cairan kenikmatan yang membuat celana dalamnya basah. Dewi segera membungkus celana dalam yang semula membungkus bagian vitalnya dengan tissu kemudian disimpannya dalam tas miliknya. Sebelum keluar toilet, Dewi sempat mencuci kemaluannya yang terlihat putih kemerah-merahan tanpa sehelai rambutpun yang terbiarkan tumbuh. Bukit montok kemaluan Dewi yang mulus dengan bibir kemaluan yang merekah merah itu dicucinya berulangkali sebelum dilap dengan tisuue. IA merasa yakin tak seorangpun mengetahui dirinya saat ini tidak memakai celana dalam saat ini.
Dewi membuka pintu toilet lantas dengan sedikit canggung, gadis cantik ini berjalan menuju ke kasir warnet yang masih dijaga oleh cowok ganteng. Cowok itu memandang Dewi dengan pandangan penuh arti sembari tersenyum. �Sudah dik?�tanyanya sembari tetap memandang kecantikan gadis dihadapannya. �Ya� jawab Dewi pendek sambil menyodorkan lembaran uang pecahan 20 ribu. Dewi menyadari pandangan cowok ganteng yang seakan ingin menelanjanginya sehingga membuatnya tidak menyukai pandangan cowok ganteng tersebut.
�Dik jadi member aja�koleksi film kita nambah terus lho. Makin asyik lho� ujar cowok itu sambil menghitung uang kembalian.
Dewi terperanjat kaget mendengarnya, wajah ayu gadis berkulit putih ini seketika menjadi merah padam. Dewi tidak menyangka kalau operator warnet bisa mengetahui dia melihat film porno dalam meja warnet.
�Mmm�makasih aja� ujar Dewi tergagap lantas tiba-tiba saja ia setengah berlari menuju pintu keluar warnet. Wajahnya yang merah padam tertunduk dalam-dalam menahan rasa malu yang dirasakannya. �Kembaliannya dik!!..�teriak cowok operator warnet ini namun Dewi tidak lagi mendengarnya. Begitu keluar dari warnet Dewi juga tidak menunggu bus kota seperti biasanya namun tangannya segera melambai menghentikan Ojek yg kebetulan lewat!begitulah cerita Gadis yang mendukung UU APP tapi ternyata Horny di Warnet!hihihi�baru tau dia kenikmatan dunia

enttottt di warnet..

Selasa, 29 Mei 2012

Aku seorang cewek berumur 17 tahun dan masih kelas ii SLTA.
Diantara teman-teman, aku mungkin paling pemalu. Aku sering naksir cowok
tapi aku takut untuk memulai hubungan. Di dalam kamar, aku sering
membayang-bayangkan wajah cowok yang kutaksir, membayangkan bagaimana
kalau bercinta dengannya, berhubungan seks dengannya, sehingga hal ini
sering membuatku sangat terangsang. Akhirnya aku sering beronani dengan
mengusap-usap vaginaku yang mungil.

Pada awalnya sih aku hanya senang mengusap-usap clitorisku sambil
melihatnya lewat cermin yang kuletakkan sedemikian rupa sehingga aku bisa
memandangi vaginaku lewat kaca itu. Mungkin karena keseringanku beronani
dengan cara mengusap-usap bagian luar vagina dan clitoris lama-kelamaan
aku kurang puas jika hanya meraba clitoris, tanganku mulai merambah daerah
di bawah clitoris, meraba-raba bibir vaginaku yang mungil kemerahan dan
ternyata rasanya lebih nikmat meskipun geli sekali. Kadang-kadang bibir
itu aku buka dengan tangan kiri dan jari tangan kananku masukkan pelan-
pelan ke dalam lubangnya, pada awalnya sih terasa sakit tapi lama-kelamaan
nikmat sekali, aku putar-putar jariku dalam lubang sambil sesekali aku
memasukkan dalam-dalam berusaha meraih tonjolan yang berada di ujung
lubang vagina dan rasanya selangit deh rasa-rasanya aku ingin memasukkan
jari ini dan menggerakkan keluar masuk secara cepat, terpikir olehku
bagaimana rasanya kalau yang ada di dalamnya adalah sebuah penis yang
bergerak keluar masuk. Tak terbayang bagaimana rasanya. Tapi aku belum
berani melakukan hubungan seks dengan lelaki aku takut kalau hamil dan aku
juga belum punya pacar.

Karena keenakan hampir setiap hari aku beronani terkadang aku berpikir,
aku hyperseks tapi biarin deh yang penting nikmat. Karena seringnya
beronani maka pada saat di kamar terkadang aku sengaja tidak mengenakan
celana dalam dan hanya mengenakan kaos dan rok atau hanya mengenakan
daster sehingga aku bebas meraba vaginaku. Sewaktu mengganggur sendirian
di kamar aku sering memandangi vaginaku lewat kaca cermin sambil
membersihkannya dari cairan-cairan atau merapikan rambut-rambut kemaluanku
yang mulai panjang, bahkan aku menyediakan waktu khusus untuk merawat
vaginaku.

Suatu saat aku bangun pagi-pagi sekali dengan kondisi sangat bernafsu,
memang nafsuku sangat tinggi pada hari-hari menjelang haidku datang atau
pada beberapa hari setelah haid, padahal sebelum tidur aku telah beronani,
pagi itu aku bingung mau bagaimana antara ingin memuaskan diriku sendirian
atau berhubungan seks karena malam itu aku mimpi berhubungan seks dengan
seseorang. Kemudian aku keluar kamar untuk pergi ke kamar mandi ingin pipis
dulu, saat lewat di ruang makan aku melihat pisang yang ada di atas meja
makan sisa tadi malam. Tanpa pikir panjang aku mengambil pisang itu satu
dan aku bawa masuk ke kamar. aku langsung rebahan di atas tempat tidur dan
memulai beraksi. Aku meraba-raba vaginaku, sebentar saja vaginaku sudah
sangat basah, dan aku melepas daster yang kukenakan sehingga aku langsung
telanjang bulat karena aku hanya mengenakan daster. Pada saat itu aku
tidak bisa menceritakan bagaimana rasanya nafsuku benar-benar tinggi. Jari-
jariku dengan liar merambah seluruh bagian vaginaku, bahkan sampai
clitorisnya aku pencet-pencet hingga nikmatnya luar biasa. Kalau biasanya
hanya satu jari yang kumasukkan ke liang vagina maka sekarang dua jari aku
masukkan bersamaan dan rasanya memang nikmat sekali sampai sampai seluruh
badanku tergetar keenakan.

Kemudian kuambil pisang yang tadi aku ambil dari meja makan. Aku kupas dan
kemudian kumasukkan ke dalam vagina sambil membayangkan bahwa itu sebuah
penis, saat mulai masuk nikmat sekali kemudian setelah separuh lebih masuk
dan dibiarkan di sana dalu sambil menikmati bagaimana rasanya. Kemudian
pisang itu kugerakkan keluar masuk secara pelahan, rasanya nikmat sekali
dan pisang itu aku gerakkan terus keluar masuk dengan tangan kanan
sementara tangan kiriku mengusap-usap clitorisku yang menonjol kemerah-
merahan. Sambil terus menggerakkan pisang itu aku berpikir kenapa tidak
dari dulu kugunakan benda ini kalau rasanya sangat nikmat begini, beberapa
saat kemudian terasa olehku seperti ingin pipis yang tertahan dan nikmat
yang luar biasa itu tandanya aku segera akan orgasme dan benda itu aku
gerakkan dalam-dalam, ya ampun nikmatnya dan akupun orgasme dengan pisang
yang sepertiga masuk ke dalam vagina, aku sangat menikmati orgasme ini dan
aku biarkan pisang itu ada di sana dan tanganku pelan-pelan meraba-raba
kedua payudaraku yang tidak pernah terjamah saat aku onani karena aku l
ebih tertarik pada vaginaku, kuusap-usap putingku pelahan sambil menikmati
kenikmatan yang tiada taranya ini.

Setelah puas kutarik pisang itu pelan-pelan tapi pisang itu patah separuh
dan yang separuhnya masih ada di dalam vaginaku, setengah panik aku
berusaha mengeluarkan separuh bagian pisang itu dengan tangan tapi tak
berhasil malah pisang itu makin masuk ke dalam. Aku sangat bingung harus
bagaimana, padahal hari ini aku juga harus ujian sekolah, aku langsung
masuk ke kamar mandi dan dengan selang air aku berusaha menyemprot vaginaku
dengan air biar pisang itu keluar, tapi tak berhasil juga malah bibir-
bibir vaginaku menciut karena kedinginan, mau bilang pada Mama aku malu
setengah mati. Akhirnya kuputuskan untuk ke rumah sakit setelah ujian
nanti dan akupun bergegas berangkat ke sekolah. Setelah selesai berpakaian
dan dandan, aku mencoba berjalan tapi ya ampun terasa ada sesuatu yang
menganjal di dalam vaginaku, maka cara berjalankupun lucu aku tidak bisa
berjalan dengan langkah biasa karena ada pisang dalam vaginaku.

Sesampai di sekolah aku takut kalau teman-temanku tahu ada sesuatu yang
tidak beres dalam vaginaku, pelan-pelan aku jalan dengan langkah yang aneh.
Sesampainya di depan kelas banyak teman yang memperhatikan langkahku
bahkan ada yang bertanya kenapa Rien kok langkahnya kayak robot? aku diam
saja sambil tersenyum kecut. "lecet ya kakinya?". Untung dia menebak dulu
dan tinggal aku iyakan. Saat dudukpun aku bingung soalnya saat dipakai
duduk pisang sialan ini sangat terasa kalau mengganjal dan aku juga
khawatir bagaimana kalau nanti pisang ini keluar dan terjatuh saat aku
sedang berjalan malu kan?

Akhirnya aku mengerjakan ujian dengan tidak konsen dan segera ingin pulang.
Saat pulang karena sangat tidak enak saat dipakai berjalan aku naik becak,
hatiku ragu-ragu untuk ke rumah sakit, Bagaimana nanti aku bilang pada
dokter atau perawat? duh malunya! Akhirnya kuputuskan untuk pulang saja.
Sesampai di rumah aku lepas semua pakaianku, aku coba lagi mengeluarkan
pisang itu tapi ternyata sulit sekali akhirnya karena kelelahan aku
tertidur dengan kondisi telanjang dan kaki yang mengangkang karena posisi
itulah yang paling nikmat.

Sore hari, aku terbangun dan berusaha lagi mengeluarkannya setelah makan
siang yang terlambat. Aku berdiri dengan setengah berjongkok sehingga
vaginaku terbuka lebar dan jari tangan kananku mencoba mengeluarkannya
sementara tangan kiriku berpegangan pada tempat tidur biar tidak jatuh.
Tapi sia-sia saja usaha ini karena jari-jariku sulit menjangkaunya,
akhirnya karena setengah putus asa aku gunakan sebuah sumpit mie ayam
untuk mencoba mengeluarkannya. Dengan posisi yang sama pelan-pelan
kumasukkan sumpit itu pelahan dan setelah terasa sampai di pisang aku
songkel pelan-pelan pisang itu karena terasa agak sakit. Pelan-pelan
terasa olehku kalau pisang itu akan keluar kemudian tangan kiri aku
gunakan untuk membuka bibir vaginaku biar pisang itu mudah keluar. Dan
akhirnya.., telepok.., pisang itu keluar dan terjatuh di antara kedua
kakiku, lega sekali rasanya. Ketika aku melihat pisang yang sudah jatuh
itu aku agak geli juga benda itu bentuknya sudah tak karuan dan baunya
juga sudah tercampur dengan bau vaginaku, setengah hari dia berada di
dalam vaginaku dan membuatku kebingungan setengah mati. Kemudian aku buang
pisang itu dan aku ke kamar mandi untuk membersihkan vaginaku dari sisa-
sisa pisang.

Akhirnya aku kapok menggunakan pisang untuk beronani dan kemudian aku
berencana untuk membeli sebuah dildo (penis buatan) untuk beronani.
Dan aku sarankan buat teman-teman cewek kalau kalian ingin beronani dan
akan memasukkan sesuatu benda yang menyerupai penis ke dalam vagina kalian
jangan menggunakan pisang. Kalaupun akan menggunakan pisang gunakan yang
masih mentah (hijau) karena masih keras dan tidak mudah patah kemudian
gunakanlah secara pelan-pelan dan hati-hati agar tidak patah. Dan kalau
cairan vaginamu sangat banyak jangan menggunakan pisang meskipun pisang
mentah karena cairan yang banyak akan melembekkan pisang itu dan membuatnya
cepat patah.

TAMAT

Banana Split