Blog yang dibuat untuk orang dewasa bermur 18++. Blog ini membahas tentang kesehatan-seks,Video Bokep Online Photo Sexy, dan Cerita Dewasa

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Eksibisionis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Eksibisionis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Januari 2013


Semua pembantuku sedang sakit, jadi aku di rumah mengurus semuanya sendiri. mulai dari makan, sampai bersih2 rumah pun aku yang melakukan. aku memang anak orang berada, tampilan luarku pun bukn tampilan sembarang tubuh. tubuhku dikaruniai dengan lekuk yang seksi secara alami. bokong yang padat berisi, payudara cup B dengan bentuk yang tegak menantang, kulit putih mulus, rambut panjang sepinggang, dan muta cantik kuninglangsat cirikhas bentukan ruangan yang selalu ber-AC.
pada jumat pagi hp ku berdering. �halo jen, pap bisa minta tolong ga ke kamu? tolong bersih2 di villa dong�sabtu minggu ini kan mau ada acara reunian keluarga besar kita. setelah tadi papa bicarain sama sodara sepupu, mereka milih villa kita untuk ngadain acara itu. kita baru pada sampe sabtu sore. kalo beres2 hari itu juga kayanya ga akan sempet. kamu keberatan ga kalo kamu yang bersih-bersih dulu? penjaga villa juga lagi sakit. mau ya?�� ugh sial, pagi-pagi udah di todong jadi babu. tapi tak apa lah. toh aku juga ga ada kerjaan. �iya pa, nanti biar jeni aja yang beresin villa nya. jeni berangkat sekarang ya pa.� �sukurlah�terimakasih ya jeni anak papa yang paling cantik�. huuuu giliran kaya gini aja baru bilang cantik�

aku bergegas mandi, membereskan pakaian yang sekiranya akan aku pakai, langsung ambil kunci mobil dan berangkat menuju villa. sebelum berangkat terlintas di pikiranku, apa rasanya ya nyetir bugil??? oh no�exhibit ku bangkit lagi. begitu keluar dari dumah, setelah mengunci pagar dan kembali ke dalam mobil, ku tanggalkan semua bawahan yang aku pakai. i�m downless�angin AC mobil terasa begitu menggoda menyentuh kulit paha dan mengerak-gerakkan bulu pubikku. saat ini aku masih mengenakan atasan baku kaos tanpa lengan dengan bra hitam half cup didalamnya. aku ingat kalau aku membawa selendang besar didalam tasku. tas itu ada di bangku belakang, jadi aku merogoh ke belakang untuk mengambil selendang itu. agak susah ternyata, jadi aku harus bangkit dari kursi depan dan dengan posisi menungging aku mengambil selendang itu. damn i�m in the doggy style pose�meki ku mulai panas. ah kenapa aku cepat sekali terangsang. posisi ini tentu saja akan mengekspose vagina ku dari belakang ke arah kaca depan mobil.untung saja tidak ada orang yang melintas. kalau ada, pastilah mereka melihat meki seger dari cewe seksi.
setelah aku kembali ke posisi duduk di kursi supir, aku mulai menanggalkan baju dan bra yang aku pakai. begitu bra itu copot dan aku lempar ke belakang, udara ac ternyata mengarah tepat ke payudara kiriku. seketika putingnya pun langsung mengeras. lalu aku coba untuk mengembangkan selendang itu lalu mentutupi ke tubuh bagian depanku. ternyata lebar juga, bagian depanku tertutup semuanya sampai ke paha atas. aku mulai berangkat menyupir sambil berbugil ria di balik selendang bermotif batik tipis itu. kalau di perhatikan, puting susu ku yang mesum ini akan terlihat bentuknya. tapi karna motif batik itu lumayan tersamarkan.
aku mulai memasuki tol, mengambil tiket tol dengan membuka kaca terlalu lebar sehingga angin meniup selendang itu. wow aku topless�tapi karna tempat mengambil kartu itu bukan di tempat yang dijaga oleh karyawan, tetapi kartu dari mesin otomatis, aku ga ambil pusing saat susu kanan ku nempel di pintu waktu aku ngambil kartu. wah nanti di pintu keluar aku harus hati-hati nih. soalnya kan selalu dijaga sama karyawan jalan tol. setelah kurang lebih sejam perjalanan, akhirnya aku sampai di pintu keluar tol. aku membuka kaca dengan hati-hati, tidak ada angin nakal pikirku, aku membayar tol dengan santainya. mas2 yang menjaga tol seperti menyadari aku tidak pakai apa2 dibalik selendang itu. haha kapan lagi ngasi orang rejeki buat mikir jorok. asal nanti dia ga belepotan kemana-mana aja.
hm�udah deket villa,siang terik lumayan panas juga jadinya. langkah pertama ngambil kunci ke si mang ucup. weiks aku belum pake baju. ya sudah aku ambil jaket, pake rok selutut dan langsung keluar menuju rumah mang ucup. setelah ngambil kunci aku langsung menuju ke villa. setibanya di villa, badan terasa lumayan cape juga abis nyupir jauh. villa ku itu seperti sebuah rumah yang sedikit terisolir dari pemukiman terdekat. tapi tidak terlalu jauh. dan dibelakang villa itu ada sungai dangkal yang lumayan besar. sungai itu kira2 setinggi perut ku. karna sudah cape, dan di belakang villa juga ada tempat untuk tiduran, segera saja aku tanggalkan semua pakaianku lalu tidur di sana.
bangun tidur, badan udah ga cape, sekarang beres-beres ah. tapi sebelumnya aku mau menyiksa diriku dulu. aku ambil vibrator yang bentuknya seperti telur puyuh, lalu aku masukan kedalam meki ku.badanku mulai panas karenanya. asal pembaca tau saja, dulu aku sangat suka melakukan self service. lebih aman, ga akan hamil, dan ga ada orang lain yang akan tahu tentang rahasiaku itu. aku termasuk orang yang sedikit maniak akan masalah masturbasi. jadi aku pernah membeli vibrator ini sampai 3pcs dan semuanya memiliki remote wireless. pertama-tama aku masukkan satu dulu, lalu aku mulai menyapu rumah. ugh meki ku gatal nya minta digaruk. ga cukup satu, aku tambah lagi satu, lalu aku masukkan lagi satu yang terakhir. sekarang di dalam meki ku ada 3vibrator. ngeganjelnya sunggu nikmat. meki ku terasa penuh dan sudah mulai basah.
gila, aku menyapu seluruh rumah bukan hanya dengan telanjang, tapi dengan tida vibrator di dalam vaginaku. aku mulai menaikkan tingkat nafsuku dengan menyalakan ketiga vibrator itu dengan level rendah. kaki ku sampai gemetar menahan nikmatnya. tapi aku masih harus mengganti seprai di beberapa kamar. sensasi yang ga bisa aku gambarkan dengan kata-kata. saat menaiki tangga, aku mendapatkan orgasme ku yang pertama. kaki ku langsung lemas karena vibratornya masih tetap bekerja di dalam meki. i love those machine. they never stop until i said so. orgasme itu berlangsung lumayan lama sampai semua seprai yang aku bawa jadi berserakan di lantai. aku ga bisa menghentikan getarnya karna remotenya ada di lantai bawah dan berjarak lumayan jauh.
dengan tubuh masih sedikit bergetar, aku teruskan untuk mengganti seprai di lantai dua. berjalan dengan sesuatu mengganjal di dalam vagina membuatku merasa sangat sexy. aku merasa saat ini siksaannya aga kurang. setelah selesai mengganti seprai, aku kembali ke lantai satu dan mengambil sebuah vobrator lagi. tapi kali ini vibratornya berbentu seperti cincin yang digunakan untuk menjepit puting susu. remotenya juga yang wireless agar aku bisa menggunakannya dimana dan kapanpun tanpa harus takut ketahuan. langsung saja aku pakai ke puting kanan dan kiriku. tapi getarnya aku pasang ke tingkat yang paling tinggi. sehingga jika aku berdiri diam ga bergerak, terlihat payudaraku bergetar-getar. kenikmatan ini ga bisa aku tinggalin gitu aja. harus aku nikmati dengan seksama.
semua pekerjaan sudah selesah dengan vagina dan puting payudara yang masih bergetar. aku mendapatkan orgasme ku duakali lagi. satu saat membersihkan ruang tamu, satu lagi saat aku membereskan dapur, yang mana saat aku membereskan dapur, yang ada malah jadi duakali kerja karna aku bergetar terlalu tak terkendali sehingga aku menyenggol peralatan dapur. alhasil dapur yang sudah bersih dari debu, berantakan lagi karna sekarang panci2 nya berada di lantai.hehehe aku ga peduli, yang penting ini liang senggama terpuaskan.
aq istirahat nonton tv d ruang tengah. semua remote vibrator itu sudah aku letakkan di atas meja. aku mulai menggila akan nafsu. puting yang tadinya hanya di jepit oleh vibrator, aku tambah menggunakan jepitan kain. ah this niple torture is getting better and better. getarannya makin terasa karena sekarang jepitan kain yang menempel di payudaraku ikut bergetar, seakan2 mereka juga adalah vibrator. lalu aku naikkan lagi semua remote itu ke level terringgi mereka. dan apa yang terjadi�mendadak aku langsung mendapatkan orgasme hebat entah untuk yang keberapa kalinya. badan ku bergetar tak karuan tidak bisa akukendalikan. tiga vibrator di dalam vagina itu benar-benar melumpuhkan kesadaran gerak motorik ku. aku tak kuat menahan gelombang orgasme yang terlalu besar seperti ini. tapi aku masih memiliki kesadaranku, hanya saja tubuhku sudah tidak bisa dikendalikan. aku melenguh sejadi-jadinya karena gelombang nikmat itu datang terus menerus hampir tak berhenti. aku sudah sangat lemas, tenagaku hampir habis, tapi aku tetap tidak kuat untuk mematikan vibrator2 itu.
orgasme yang aku rasakan masih tetap datang menyiksa. aku sudah tak tahu lagi tubuhku berada dimana.tapi karena vibrator itu sudah aku pakai juga selama dari tadi beres2 villa, jadi batrainya pun habis. hanya karna batrai yang habis itulah vibrator yang di dalam vagina ku mulai bergetar pelan dan aku mulai bisa menguasai diriku lagi. ternyata sekarang aku sedang dalam keadaan tertidur telentang di lantai di dekat sofa. sisa tenagaku aku gunakan untuk berpindah dari lantai ke atas sofa. dengan vibrator yang masih bergetar pelan d dalam vagina, dan bergetar masih lumayan keras di payudara, aku mendapatkan orgasme terakhir yang akhirnya membuatku hilang kesadaran. begitu nikmatnya sehingga tubuhku tak sanggup untuk menahan siksaan kenikmatan ini. aku pun tertidur di sofa.
besok paginya aku terbangun masih dengan keadaan yang sama dengan tadi malam. puting yang masih di jepit, jepitan baju pada payudara, dan tiga vibrator pada vagina. aku mengeluarkan vibrator itu satu persatu dari vaginaku. terasa ganjalan yang sudah ada dari tadi malam itu lepas sehingga aku merasa lega. puting kiriku ternyata lecet karena memang pada puting kiri ini aku tambahkan satu jepitan kain tepat pada putingnya. dan pada sisa bagian payudaraku lainnya terdapat memar kecil karena aku tidak menanggalkan dulu jepitan kain sehingga semalaman ini dia terus menjepit payudaraku. terasa aga sakit juga kalau aku pegang. tapi ya sudahlah, toh tadi malam memar ini membantuku untuk mendapatkan orgamsme yang belum pernah aku dapati sebelumnya.
aku teringat di belakang rumah ada sungai jernih yang airnya masih alami dari pegunungan. wah tdak ada salahnya mandi di sana. aku segera membereskan vibrator dan semua kekacauan yang diakibatkannya tadi malam, segera menuju sungai dan langsung loncat ke dalamnya. tapi saat payudaraku terendam air sungai yang dingin itu, memar tadi terasa menyengat, karena air yang dingin itu juga puting kiri dan kananku mengeras langsung mencuat seperti sebuah penunjuk jalan. puting kiriku terasa sakit karna memarnya yang tiba-tiba mengeras. hehe konsekuensi nih�aku kembali kedalam rumah untuk mengambil handuk dan melap kering seluruh badanku. aku telpon papa dia datang jam berapa. katanya 2jam lagi mereka semua sampai di villa. hm�masih bisa satu orgasme lagi nih pikirku.
aku kembali ke pinggir sungai lalu duduk d atas sebuah batu besar. untung sekali villa ini sepi. jadi aku bisa denGAN bebas mondar mandir bertelanjang tubuh. diatas batu itu aku mulai meremas payudara kanan (yang kiri lagi sakit ujungnya hehe) sambil menggosok clit ku. ternyata sensasi masturbasi di alam terbuka juga mempunyai sensasi degdegan yang beda. langsung saja aku mengaduk liang senggamaku dengan jari telunjuk dan jari tengah ku. tak membutuhkan waktu lama sampai akhirnya aku mendapatkan sebuah orgasme indah di pagi hari itu.
aku kembali ke dalam rumah dan mulai mengenakan pakaian ku. tetapi saat aku memakai bra, payudaraku terasa sangat tidak nyaman. masih nyeri aja. akhirnya aku putuskan untuk mengenakan baju kaos dari bahan yang agak tebal, nanti pas keluarga besar datang, aku lapisi lagi dengan jaket. hehehe maklum lah si wanita maniak exhibist ini terlalu menikmati dirinya sendiri tadi malam.

Perempuan Exhibitionist � Villa Papa

hy ! aq mona . aq pgn iseng" ja biqin blog , biiar org" bs tau ttg ceritaqu . sediqit cerita ttgqu , aq pny satu kanehan yaitu aq sk banged kl ada org yg ngeliatin bagian" tubuhqu terutama susu dan memekqu . jd aq sering bgt keluar kosan tnpa pke BH ataupun cln dlm . kl d kostan , aq sering bgt ttlnjg . ga jrg tmn" kosanqu yg kbnyakkan co (ksanqu cmpur) ngintipin aq . kl aq tau q diiintip , aq malah maqin horni dan masturbasi . hihi . tp bkn brarti aq murahan ya . aq smpe skrg msh perawan lho . seenggaknya blm ada kontol yg pernah masuk ku memekqu .

Aq udah biasa banged tlnjg klu d kostan . dan stiap aq telanjang , aq ngak pernah tutup jendela , kdg pintu jg aq buka dgn harapan klu ada tmn kost yg liad , mereka bs liad aq bugil .

Wkt itu aq sngaja telanjang bulad smbil tiduran d kasur dgn jendela terbuka lebar" . aq pakek selimut cm utk nutupin susuqu , biar klu ada yg liad jd penasaran . eh , ternyata aq ketiduran ! ngak tau brp lm aq kiduran , aq n tiba" kebangun dan ternyata udah ada tmn kosanqu lg merhatiin memekqu yg ngak ditutupin apa" aq pura" tdr lg , dan pelan" aq ngangkkangin kakiqu . tmn kostqu maqin mlotot! aq tmbah horni  aq taro tgnqu diatas memek smbil pura" tdr . ngak sngaja jriqu nyentuh clitqu . trus aq mulai gosok" clitqu smbil terus diliadin sm tmn kostqu . dia asik liat jariqu ngelus" memek tanpa sadar klu aq udh melek . aq kocok mmekqu mkin cpt sampe aq puas trus aq mendesah kra bgd sampe dia kged dan sadar klu q drtd nggak tdr !

tdr telanjang


wkt itu aq sm tmnqu yg co jln" k mall . tmnqu ini tau aq eksib , dan dia seneng nemenin aq eksib krn klu aq eksib , dia jg bs dpt pemandangan indah . aq prgi k mall pakek mini dress yg pnjangnya beberapa senti dbwh pantat , dan atasnya aq sngaja turunin sampek di bts wrn coklat putingqu tentunya aq ngak pakek daleman sm skali . walaupun pakek dress , aq k mall pakek motor dibonceng sm temenqu . aq angkat dress mini aq sampek setengah pantat pas duduk di motor , jd org" bs liad pantat dan pahaqu sepanjang perjalanan . sampe d mall , aq rapihin bajuqu dan jln gandengan tgn sm tmn cowoqu .

aq sm dia jln k tmpt beli baju . tp lagi sepi bgt , jd aq ngak tau jg harus ngisengin siapa . akhirnya aq k foodcourt aja .aq cr posisi duduk yg mengahadap keramaian , smntr tmnqu duduk disebelahqu , jd ngak ngalangin selangkanganqu dr pandangan org" . 

aq mule buka tutup paha aq . klu ada org yg liad , pasti mereka dpt pemandangan memek gundul . lm" aq ngak tahan dan naikin dress aq smpek setengah pantat lg dan dudukqu sngaja aq lebar"in . kali ini , klu ada yg liad , udah pasti bisa liad memekqu dgn jls . ngak cukup itu , tmnqu nantangin aq untuk kluarin pentil kiriqu . krn aq udah horni bgd bayangin bnyk yg liad aq , aq ngak mikir 2x , lgsg aq kluarin pentil kiriqu .

kayaknya tmnqu masih belom puas ngliad aq . dia tantangin lg aq utk gesek" memekqu sndiri d situ . aq pun gesek" memekqu sampek puas . habis itu pulang dech . hihi

d mall

Hari ini ngak tau kenapa , aq pgn bgd eksi di kantor . Di kantorqu ini ngak ada yang tau kalu aq eksibisionis . Jd masih mikir" kalu mau eksi di kantor . Kalu ketawan dan dipecat kand repot juga . Tapi , aq tetep ngak pernah pakek dlman kalu k kantor .

Karena hr ini hr jumat , kntorqu kosong bgt pas jam jumatan , ada beberapa tmn" kantor cewe sich . Tapi mreka pd mkn siank di luar . Jadi , aq bnr" sndirian d kantor . Ada security yg ngak jumatan sich . Tp kand dia ngak d dlm kantor . Krn aq bw bkel , aq ngak ikt sm tmn"qu mkn siank . Aq mkn sndrian ja d pantry . Karena sndrian banged , aq langsung mikir , gmn kalu aq telanjang ja d kantor ? Tp , kalu ada yang masuk , ntar ribet . Tapi aq pgn banged buka baju .

Setelah mikir" aq pun akhirnya mutusin utk ngelepas blus aq , rok ngak aq lepas tp tmn d fb da yg mnta bwhnya jg kliatand , jd aq angkat rok sampek memequ kliatand . Enak banged rasanya mkn sndrian d pantry kantor smbil memek dan tokedqu kliatand bebas . Aq makan smbil skali" rmez" tokedqu dan raba" memequ . Lama" aq ngak makan dan malah asyiq masturbasi . Hihihi . Aq truz"an remes" toked aq , plintir" puting aq , smbil ngak berhenti gsek" itil aq . Sampek akirnya aq puas . Tp cairan memequ berceceran d pantry . Aq ambil tisyu d ruangan bosqu masih topless dan memek kliatand . Deg"an bgd rsana . Habis ambil tisyu , aq iseng msukin jari aq k memek . Msh ada cairan d dlm memequ . Aq colek pakek jari , truz aq lap d meja bosqu . Hihii isenk . Aq balik lg k pantry . Dan bersihin cairan memekqu . Lg ngelap" kdngran suara co" ktawa" aduch , tmn" kantorqu udah selesai jumatan . Aq lgsg pakek lagi blus aq dan bnrin rok , truz kancingin blus aq . Pas kancing terakhir masuk , pas ada org msuk pantry . Tmn kantor aq , cowo namanya Fahmi . Dia lgsg nnya , "Ngak maksi , mon ?" Aq geleng ja . Habis itu dia keluar pantry smbil snyum" . Apa jgn" dia liad ya ?

Topless Di Pantry


Kl d kost , aq slalu bugil . Ngak slalu sich , kadang pakek tanktop sm clana dalem ja . Ato pakek kaos ja , ato pakek daster ja ngak pakek dlman . Waktu itu malem" , aq gy bugil d kost dan tiba-tiba pgn susu tp males bgt pakek bju . Aq asal ja dech ambil kaos d lmari . Ternyata kaos yg aq ambil itu kaos yg ngak trlalu panjang . Jadi ja aq punya pikiran nekat untuk k warung pakek kaos itu doank . Agak deg"an sich soalna kaosnya cm nutupin setengah pantat . Otomatis kl dr dpn jmbutqu pasti kliatan . Pas aq ngaca , aq ngrasa seksi dan jadi horni , jadi ja putingqu lgsg mengeras dan kecetak jelas di kaos . Hehehe .  Akhirna aq nekat kluar kost dgn kostum itu .



Aq liat keadaan jln dpn kost sepi soalna dach malem . Untungna , warungna cuma beda 2 rmh dr kostqu . Jadi aman dech . Oiya , warung d tmptqu , yg jualanna ngak bs liat bagian bawahqu krn etalasena sebatas pinggang . Sampek warung , aq langsung bilang to the point k bapak yg jaga warung , "Pak , beli susu bendera dunk ."

Dasar emg cowok , sblm nyari susu bendera , dia malah liatin susu aq yg putingna udh jelas nyetak d kaos . Habis tu , dia ambilin susu bendera . Aq bayar , trus dia komentar "Mba udah punya susu koq msh bli ?"

Aq jawab ja , "susah kl minum pny sndiri" Bapakna ketawa ja . Trus komentar lagi "Putingna nyetak mba . Ngak pakek bra yach ." Buset . Blak-blakan bgd . Aq jawab ja . "Ea , pak . Ngak pakek CD juga liat dech ." Dia refleks liat ke arah bawahqu dan aq lgsg naikin kaos aq dan nunjukin jembut" tipisqu . Bapakna cuma melongo ja , dan aq lgsg pergi ngacir . Pas aq ngacir , pasti pantatqu kliatan jelas sm dia . Hehehehe

Ke Warung Ngak Pakek Clana

Senin, 21 Januari 2013


Okeh gw akan menceritakan sekelumit pengalaman dibidang kegelapan ini. Sebut saja gw wapol, dari muncul tokoh ini di komik onepiece gw selalu dipanggil demikian. Postur gw lumayan lah dengan tinggi 190 berat 90 (jeger!) gw tinggal (selama kuliah) di kota orang. Dirumah om gw. Perlu gw jelaskan dahulu rumah ini tadinya rumah contoh sebuah cluster, namun ternyata cluster ini ga diminati. Cuma 1 rumah jadi dan itupun ditinggal pemilik, sedang om gw membeli rumah contoh dengan harga murah. Skrg doi pergi merantau ke negeri orang dan rumah ini gw sendiri yg menempati. Cluster ini dipagerin jadi skrg gw berasa punya rumah dengan halaman yg guede bgt. Untuk menyambung nyawa gw ngajar les SMP dan SmA di rumah ini.
Ada 4 murid gw skrg, 3 SMA dan 1 SMP. Ga perlu dijelaskan yg SMP (ga penting) 3 orang SMA ini ce smua dan satu SMA yg sama. Monic, angel, dan via. Monic berpostur tinggi bohay namun tocil, angel aga lebih pendek, muka blasteran aceh manado dan lebih bohay dari monic. Yg paling bikin gw dag dig dug adalah via, emang paling pendek dari ketiganya, hanya setinggi 158cm, namun memiliki 34D. Mengingatkan gw pada �langit biru�.
Skip skip skip
Singkat kata udah 4 bulan mereka les dirummah gw. 2 kali seminggu kadang intensif ampe5x. Tipikal remaja masa mini dengan rok tinggi diatas lutut dan baju ngepas. Bikin gw ngajar dag dig dug. Suatu hari ujan derees bgt. Gw pulang dr minimart deket rumah beli keperluan kehidupan, kuyublah badan. Langsung gw mandi, ditengah kesibukan mandi gw tau2 berdering hp. �pol,kita dah didepan rumah,kuyup bukain pintu ngapa�. Ternyata monic nelpon, emmang ini hari mereka les tp gw pikir gaakan dateng karena ujan deres. �masuk aja ga dikunci, gw lg mandi� jawab gw. Ga lama gw keluar hanya make anduk (emang gw tipikal ornag yg sangat cuek dengan keadaan badan gw). Gw liat mereka bertiga berpelukan kedinginan, terlihat jelas tanktop hijau tosca monic, tanktop hitam via dan Bra pink angel. �mandi sana!� gw bilang, namun mereka ga mau dgn alesan gda baju ganti. Mereka terpaku ama komputer gw, y emang kami lg ngebahas kaum nudis dan gw nyari artikel2 tersebut. Tiba2 monic nyeleutk �emang enak ya hidup telanjang?�. �y enak , sensasi tersendiri� bales gw. �malu ah mas pol,kan diliat orang banyak badannya�kata via. Dengan sabar gw kasih penjabaran filsafah nudisme trus gw suruh mereka mandi setelah gw siapin baju2 gw buuat mereka ganti.


30 menit berselang mereka keluar dari kamar mandi. Dan yg bikin gw kaget terbelalak mereka hanya dibalut handuk. Langsung nimbrung di samping2 gw. �kok pd ga make baju?� tanya gw sambil nahan2 ade gw yg uda setengah berdiri. �teori tanpa praktek gda guna mas�kata via, �kami mau nyoba juga telanjang itu enak ga�timpa via. Wah rejeki nomplok, pikir gw. Setelah duduk dan memberi pelajaran tiba2 monic bilang pengen minum, pas mau berdiri,ujung anduknya sengaja gw tahan dan dia ga tau. Pas berdiri sontak itu anduk ketahan dikaki dan lepas dari badan monic. Dia kaget dan nutupin badannya, gw langung diri, meluk dia dengan anduk dr belakang dan gw bisikin �katanya mau nudis�? awalnya dia malu2 namun akirnya anduk itu dibiarkan gtu aja dan dia berdiri telanjang tanpa sehelai benangpun membelakangi gw. Pantatnya bulat montok berisi. Kemudian dgn cueknya dia telanjang nagmbil minum. bawa 4 botol softdrink dari kulkas. Duduk disamping gw.
Udah ga tahan lg gw, pelan sambil ngajar tangan gw taro di paha monic. Terus bergerak ke daerah terlarang. Rupanya dia mulai mendesah keenakan. Lalu dia bisik2 ke via dan angel. Tiba2 mereka berdiri dan berjalan kecil kearah kamar mandi. Ga gw peduliin, tgn gw terus bergerilya ampe wilayah terlarang itu. Gw rangkul monic, dia masih diem. Tangan kiri gw dr pundaknya turun ke gundukan lembutnya. Memijat perlahan, monic mendesah lagi. Ga lama terdengar suara langkah dan gw menghentikan �pekerjaan� gw. Dan ternyata piercing shoot, mereka berdua balik dlm keadaan telanjang. Anduknya udah ditaro cucian katanya. Damn luck! Pikir gw. Gw ngajar dikelilingi bidadari surga tanpa busana. �kenapa mas bengong?� gapernah liat toket?celetuk via. �gapernah segede gitu� kata gw. Emang keliatan aga ga imbang badan mungil via dengan toket yg bisa dikatakan brutal. �kita bertiga udah nudis,kok mas ga?� celetuk angel. �bukain dong� pinta gw�haha awalnya ini hanya iseng namun ternyata mereka beneran megang tangan gw �mon turunin celananya� kata via. Gw hanya bisa �pasrah� dengan keadaan ini. Sekarang kami ber4 telanjang semua. Mereka bengong liat ade gw yg udah tegang bgt. Pelajaran dilanjutkan kembali , sering ade gw kesentuh merka dan sering juga gw iseng nyentuh2 mereka. Dan mereka ternyata memberi sinyal. Muncul niat jahat gw, �vi itu asli?kok gede bgt?� tanya gw ke via. �iyalah asliemang implan apa�kata dia boong tu boong masa gede bgt� kata angel n monic. �asli bener, gapercaya pegang aja�kata via mencibir. Waah kesempatan,pikir gw. �bener ye jangan marah� langsung gw pegang dua gundukan lembut via. Satu tangan satu gundukan ternyata ga muat. Terlalu besar. Perlahan gw pilin puting berwarna pink itu. Via melenguh keenakan. Dia ngerangkul gw, kemudian gw cium dan dibalas dengan ganasnya. Aga lama gw turunin tangan kanan gw kebawah hingga ke area vaginanya. Gw mainkan bibir vaginanya, dia menggelinjang keenakan. Perlahan gw cari klitorisnya. Gw mainkan dan dia meluk gw makin erat, mendesah di telinga gw.
Enak bgt ya vi?tanya angel �aahhh uhmm emm hooh� jawab via sekenanya. Dia sudah di awang2 spertinya. �wapool mau juga ngerasain� kata angel. Gw kaget denger kata2 itu. �emang ama co u gapernah ngel?� tanya gw,�ngga, co gw cemen, gaberani,masa gw masturbate mulu klo pengen� JACKPOT! Pikir gw. Badan gw bergerak kekanan, tangan gw langsung memijat lembut toket 34b angel. �ahh hmm uhhh� ga lama angel mengeram keenakan. Tiba2 terasa suatu yg enak luar biasa di ade gw. Ternyata via mulai mengulum ade gw. �pol curang gw ga diajak!�� kata monic sembari berdiri dihadapan gw. Terpampang jelas vaginanya berwarna pink cerah dengan bulu2 halus disekitarnya. Dia duduk ngengkang di meja lesehan tempat belajar. Tangan gw memijat toket angel, via ngulum ade gw dan mulut gw sibuk memainkan klitoris monic. Bener2 luar biasa. Ga lama berselang mulut gw seperti diludahi, keluar cairan hangat dr vagina monic, gw lihat angel juga udah becek dan via masih asyik mengulum ade gw. �aah udah diujuung� dan crot crot crot 3 semprotan ke mulut via. Kami ber4 beristirahat. Ternyata udah cukup malem, waktu mereka bertiga pulang. Gw pinjemin mereka pakaian dgn syarat makenya harus di mobil. Mereka setuju.
Mobil gw make kaca film 80% jd dr luar gaakan keliatan, tp dr dalem bening bgt. Klo dr depan ketutupan air hujan yg masih cukup deras. Mereka deg degan juga jalan keluar rumah dalam keadaan telanjang, namun dgn ssi gw akirnya mau. Gw minta monic bukain gerbang cluster yg udah ditutup satpam komplek. Dengan nekatnya ia berjalan kearah gerbang dalam keadaan telanjang, melewati 5 rumah yg belom jd, gerbang dibuka dia langsung masuk mobil karena ternyata ada satpam komplek lewat. Gw yg juga telanjang cuek aja nyapa satpam, warga komplek tau gw jarang make baju. Biasa bawa mobil bertelanjang dada. Sedangkan gadis2 lainnya duduk sembunyi dibelakang
Setelah itu via duduk didepan. Seatbelt jelas ngebuat dua toket besarnya terbelah,sayang jarak rumah kami ga terlalu jauh. Sampai depan gg rumah via, ia baru memakai pakaian dan pulang. Begtu juga yg lainnya. Selanjutnya gw beri peraturan �kalian bertiga yg les ama wapol harus dlm keadaan telanjang,kita nikmati kebebasan nudisme� dan mereka menyetujuinya.hahahaha begin to heaven!!
next masih banyak cerita yg iingin wapol bagi

nudisme dan penerapannya


Aku membuka lemari pakaian dan mengeluarkan sebuah bra hitam half cup yang sebenernya jika aku pakai membuat tetekku mau loncat keluar karena tertekan. Lalu juga sebuah celana dalam g string warna putih dan sebuah baju terusan model daster berbahan kaos yang jika aku pakai akan mencetak jelas seluruh tubuh aku karna menempel ketat di badanku , ditambah lagi bagian atasnya agak rendah lehernya dan hanya ada tali selebar 2 jari. Baju ini berwarna putih, membuatku kuatir akan mencetak jelas braku karena warnanya yang kontras.
Jam 9 aku masih belum keluar rumah, aku mematut diri di depan cermin. �mmmmm�. Ternyata seksi juga aku pake ini, tapi apa g papa ya ? apalagi bentar lagi tukang sayur dateng dan aku harus belanja buat masak�, pikirku dalam hati. Aku melihat di cermin tetekku yang bulat tercetak jelas dan samar-samar putingnya tercetak. Aku miringkan badan �Astaga !� ternyata efek pake celana dalam G-String yang tipis membuat pantatku bulat tercetak seolah tanpa CD. Aku memang gadis yang sexy dan hot�
Beberapa saat kemudian terdengar bunyi motor tukang sayur. �It�s my show !�, dalam hati. Mulanya aku gugup dan hampir g jadi keluar sampe tukang sayur memanggilku,�pesanan ikan bawalnya bu..�. Akupun keluar rumah dengan memantapkan langkah. Pak rahmat si tukang sayur sempat kaget dengan penampilanku dengan tetek membusung, puting samar menerawang. Untuk menghilangkan rasa malu campur seneng, campur sedikit horny aku tanya pak rahmat,�Kenapa pak kok bengong ? Mana pesanan ikan saya, bawa sayur kangkung g ?�. �Bbbawa bu� komplit seger-seger susunya eh maksud saya ikan sama sayurnya !�, jawab pak rahmat keceplosan. Aku sempet kaget juga dengar dia keceplosan susu segar, mungkin maksudnya tetek aku kali ya ? Setelah memasukkan belanjaan ke tas plastik, aku sengaja menaruh tas belanjaan sambil nungging membelakangi pak rahmat. �Puas lo liat pantat gue� �, pikirku dalam hati. Ya ampun�. Kurasakan mulai basah nie memiaw.



Setelah membayar belanjaan dengan mendapat diskon, mungkin pak rahmat mau terima kasih dikasih vitamin pagi-pagi, pak rahmat minta ijin memakai toilet, mau buang air katanya. Namun aku melirik ke selangkangan pak rahmat ada �tongkat satpam� he.he.he dia kan tukang sayur kok bawa �tongkat satpam� ya ? Akupun mempersilahkan, sambil membawa belanjaan ke dapur aku melewati kamar mandi dan mendengar desahan pak rahmat menyebut-nyebut namaku. � ohhh� montok susumu, bokongmu bahenol�.. ohhhhhhh���, begitu desahanya dengan bahasa kampungnya yang kental. Akupun mencoba mengintip dari celah pintu, yah maklum kamar mandiku g bisa ditutup rapat maklum perumahan murah. Aku sempat kaget aku melihat pak rahmat sedang mengocok tongkolnya yang gemuk dibungkus CD kotorku, dan dia sambil menciumi bra yang tadi tergantung di gantungan baju. Dan crot� tongkolnya mengeluarkan peju yang lumayan banyak hampir ke arahku. Dasar� awas kalo sampe bra dan cd ku rusak. Akupun kembali ke ruang tamu dan duduk santai pura-pura tidak tau. Sambil mengucapkan terima kasih pak rahmat sempat memujiku,� Permisi bu, o ya bu � Ibu cantik sekali pagi ini� kalo cantik gini tiap pagi saya kasih diskon dah��, katanya dengan mata mesum. Diapun ngeloyor pergi�.

Tukang Sayur yang beruntung


Haii�. Kenalin, namaku Vani, aku mau share nih tentang pengalaman sex aku yang mungkin dibilang agak2 nakal yah� Menurut testimonial temen2 ku sih (khususnya para cowo ? ) aku tuh punya muka dan body yang terbilang oke, body ku tuh putih (maklum turunan Tionghoa), mungil tapi padat berisi, toketku juga terbilang besar buat ukuran tubuhku yang tingginya cuma 160 cm. Sekarang ini sih aku lagi kuliah di salah satu universitas swasta di Bandung, lagi ngambil jurusan manajemen semester akhir.
Awalnya aku ga sadar kalo aku tuh punya kecenderungan buat jadi exhibisionis� Aku mulai menyadarinya waktu aku SMU. Mula2nya sih aku cuma seneng ngeliatin lekuk-lekuk body ku sendiri di depan cermin, saat itu, entah mengapa aku pun jadi ingin mencoba untuk memamerkan lekuk tubuhku di depan orang lain. Setelah itu, kucoba memberanikan diri menahan malu untuk sedikit2 memperlihatkan keseksian tubuhku pada orang lain. Dan hasilnya, aku pun merasakan sebuah perasaan yang aneh� malu, tegang, namun aku pun merasa sangat horny� Setelah kejadian itu, aku pun berulang kali mencoba untuk mengeksplor fantasy sex ku di depan umum dan aku pun menjadi semakin berani dalam melakukanny. Berikut ini adalah salah satu pengalaman ekhibisionisku�.


Selasa� Biasanya menjadi hari yang melelahkan bagi anak2 kelas 2IPA. Hari Selasa adalah jadwal kelas kami mengikuti pelajaran olahraga. Aku sendiri sebenarnya kurang suka pelajaran olahraga. Tapi akhir2 ini aku menjadi suka, karena waktu olahraga aku dapat kesempatan buat memamerkan keseksian tubuhku. Kelasku, 2IPA 1 adalah kelas yang mendapat jadwal olahraga bersama kelas 2IPA 2. Kami berolahraga mulai jam 6 pagi. Pagi itu, aku pun mulai membuat rencana untuk memperlihatkan keseksian tubuhku. Akhirnya aku pun memutuskan untuk memakai seragam olahraga tanpa memakai pakaian dalam. Baju olahraga ku berwarna putih dan ketat, ini membuat buah dadaku yang padat menjadi agak tercetak di baju. Namun, aku melihat tubuh bagian bawahku menjadi kurang terekspos karena celana olahraga yang kukenakan berbahan agak tebal dan masih 15 cm di atas lutut. Lalu aku pun memutuskan untuk tidak memakai celana olahragaku, hanya memakai celana stretch hitam (celana yang biasa dipakai untuk senam atau berenang sama cewe) saja. Oyah, aku juga sangat senang memakai celana senam karena celana senam berbahan tipis dan ketat mengikuti bentuk tubuhku, sehingga aku merasa seksi. Aku pun melihat diriku di depan cermin, baju yang ketat memperlihatkan sedikit nipple ku dan celana stretch yang hanya menutupi setengah pahaku tanpa celana dalam. �Hmm, pasti temen2 ku ga bakal ngelupain pemandangan ini seumur hidupnya� gumamku. Lalu aku pun berangkat ke sekolah dengan menggunakan seragam seperti biasa.
Sesampainya di sekolah, teman2 sekelasku sudah berkumpul. Aku pun segera membuka seragamku yang didouble dengan baju olahraga di wc sekolah. Ketika aku keluar dari wc, teman dekatku Wina melihatku �Van! Gile lu yah! Berani banget lu pake baju OR kaya gini ke sekolah!�, �Liat tuh! Toket lu uda keliatan dikit putingnya, pantat lu juga keliatan nyetak banget di celana lu! Eh, lu ga pake cd yah? Itu ga kliatan belahan cdnya��. �Hehe, iyah ni Win, hari ni aku pengen nyoba kasih liat anak2 kelas hobi rahasia gw�. �Eh tapi lu keliatan seksi banget tau, gw juga jadi pengen nyoba sekali2 kaya lu hehe� kata Wina. � Aku dan Wina masuk ke ruangan olahraga, aku melihat teman2ku terbengong2 melihat pakaianku. Teman2 cowo ku melihatku dengan tatapan nafsu, aku pun merasa terangsang dengan tatapan mereka.
Seperti biasa, pada pelajaran olahraga kami hanya disuruh berlari mengelilingi ruangan olahraga. Pentilku yang mengeras karena terangsang beserta toketku yang berguncang2 saat ku lari semakin menarik perhatian. Setiap langkah lari membuat toketku bergerak liar naik turun, ada beberapa teman cowo yang berusaha tidak sengaja menyenggol toketku saat berlari. Aku pun pura2 tidak merasa, namun apa boleh buat, pentilku semakin mengeras, dan memiawku mulai basah. Saat lari tersebut selesai, bajuku telah basah oleh keringat dan sekilas dapat warna krem toketku beserta pentilnya yang bulat kecil berwarna pink. Memiawku pun telah membasahi celanaku, sehingga di daerah selangkanganku tercetak rembesan air. Pada saat itu aku merasa malu dilihat teman2 kelasku sekaligus sangat senang.
Salah satu teman baikku, Doni mendekatiku �Van, seksi banget sih lu hari ini..� katanya. �Ah kamu bisa aja..� kataku.. �Bener lagi, body lu tuh hot banget!� � Eh, temenin gw bentar yuk ke lantai atas, gw mau ngambil barang yang ketinggalan nih� katanya. Aku pun mengikutinya ke lantai atas sekolah. Di lantai atas ini adalah tempat praktikum, hanya dipakai pada saat siang hari pada waktu praktikum. Karena itu pagi hari di sini sangat sepi. Sesampainya di lantai atas, aku bertanya �Mana barang lu Don?� Tiba2 Doni memelukku dan meremas pantatku dengan kuat. �Van, lu tuh bener2 bikin gw ga tahan lagi� katanya. Tak kusangka Doni yang biasanya alim sekarang mendadak agresif seperti ini. �Donn, jangan donk, ngapain sih lu pegang2 gw!?�
Doni pun mulai beraksi, kurasakan tangannya menggerayangi dada dan belahan pantatku. Tangannya tiba2 mulai berpindah memainkan memiawku yang masih terbungkus celana senam. �Donn� jangan donk Donn, plis brentii�� aku pun memelas. �Salah lu sendiri, pake baju seksi2� lagian memiaw lu udah becek nih, lu juga pasti lagi horny kan!� sanggah Doni. Memang benar, tanpa sadar memiawku sudah becek, kurasakan rasa yang begitu nikmat ketika Doni memainkannya dengan kedua jarinya. �ahhh� ahhh�. ahhh�. Gw dah mao kluar nih Donn�. Brenti dooonk, gw malu banget kalo keluar disini�� kataku� Namun Doni meneruskan gerakannya dan dalam beberapa detik aku pun mengeluarkan cairan dari dalam memiawku yang terbungkus celana. Kedua pahaku bergetar hebat, aku pun tak kuasa menahan beban tubuhku lagi. Kulihat kedua pahaku dialiri oleh cairan yang mengalir dari celana ketatku yang kini telah basah. Melihatku yang tidak berdaya ini, Doni segera mengeluarkan penisnya dalam celan or nya dan mengarahkanku dalam posisi berlutut. Tanpa basa-basi, dia pun memasukkan seluruh penisnya ke dalam mulut kecilku sampai mengenai ujung mulutku. Aku pun terbatuk-batuk tersedak penis Doni. Namun, Doni tetap menahan penisnya dalam mulutku walau pun aku terbatuk. Tangannya terus memegang kuat kepalaku sambil memaksa kepalaku bergerak maju mundur menghisap penisnya. Aku menjadi sulit bernapas dan mulut ku pun dipenuhi oleh air liur. Penis Doni terus menerjang dalam mulutku, aku meremas pantat Doni, meminta dia mengeluarkan penisnya, namun yg terdengar hanyalah suara penis Doni yang bersentuhan dengan ludahku. Tiba2 Doni mengeluarkan penisnya, aku hanya bisa terbatuk2� Tanpa menunggu lama, Doni menyodorkan penisnya kembali ke depan mukaku �ayo jilat!� katanya. Aku pun menjilatinya bolak-balik dari biji sampai batangnya. �Aaah, kamu pinter banget jilatinnya, gw dah mau keluar nih�� kata Doni. Dia memegang kepalaku kembali, lalu memasukkan penisnya dalam2 ke mulutku. Crottt� crott�. Crottt� sperma Doni masuk ke dalam mulutku, sebagian langsung tertelan karena dia memasukkan penisnya cukup dalam. Baru kali itu aku merasakan sperma yang sesungguhnya� Rasanya tidak enak, baunya pun menjijikan, tapi entah mengapa aku merasa sangat terangsang saat meminum sperma Doni. �Gimana? Enak gak?� tanya Doni sambil senyum2. Aku tidak menjawab, aku hanya terus menjilati sisa sperma yang tersisa di penis Doni. �Sori yah, abis gw gak tahan liat body lu� kata Doni. �Gapapa Don, ternyata ngemut penis lu enak juga�� kataku sambil terengah-engah. Setelah itu, Doni pun berpamitan turun ke kelasnya karena bel masuk telah berbunyi. Aku pun mengganti pakaianku dengan seragam biasa. Celana stretchku telah basah terkena cairan memiawku. Aku pun memakai rok seragam tanpa pakai pakaian dalam lagi hari itu. Sekian dulu deh critaku hari ini, nanti akan kuceritakan pengalaman lainnya lagi yah

Olahraga yang melelahkan


Hari ini kami menghabiskan malam dengan jalan2 di mall dan diakhiri dengan makan malam di restoran favorit kami. Kami berjanji bertemu di mall pondok indah. Istri ingin membeli beberapa cd music kesukaannya.
Kami bertemu di toko buku di Pondok Indah Mall. Istri terlihat cantik dan tegas dalam gaun kerja dia. Tapi entah kenapa wajahnya terlihat muram. Saya hampiri dia, saya kecup bibir manisnya. Diapun tersenyum lagi.
Saya tanyakan kepadanya kenapa dia tampak muram. Dia dengan sewot menunjukkan rok nya yang tampak hitam terkena noda � entah noda apa. Dia segera mengajak keluar dari toko buku karena dia ingin membeli rok baru, dia malu memakai rok kotor itu. Padahal menurut saya noda itu tidak terlalu mengganggu kecantikan yang memakainya, tapi ya sudahlah� saya menuruti saja.
Yang saya takutkan memang terjadi. Untuk membeli satu buah rok atau celana aja, lamanya minta ampun. Sudah hampir 1 jam dia belum memutuskan yang mana yang akan dibeli ? Dasar wanita. Akhirnya, dengan sedikit sewot saya minta dia segera membeli satu atau kita tidak jadi beli cd dan makan malam. Dia bilang kalau dia sebenarnya sedang bingung mau memilih rok/celana yang cocok dengan atasan dia.. (ya ampun). Sejenak saya melihat ada rok pendek dengan 2 lapis kain yang masing2 kain agak transparan (berlubang-lubang seperti jaring). Saya minta istri coba rok itu. Awal mulanya istri keberatan karena rok itu terlihat seksi dan menggoda, tapi setelah saya bujuk2 akhirnya dia mau.


Kami berdua masuk ke ruang ganti. Istripun menanggalkan rok dia dan memakai rok tersebut. memang setelah dipakai rok itu terlihat seksi di tubuh istri. Kalau diperhatikan, celana dalam putih istri pun agak terlihat tapi kalau sekilas diperhatikan hal itu tidak mengganggu. Kalau kain rok agak ditekan ke paha celana dalam putih dia akan semakin jelas terlihat. Istri merasa terganggu karenanya. Karena memang roknya berwarna gelap dan celana dalam istri berwarna putih.
Ahirnya saya punya ide. Saya minta istri melepas celana dalamnya. �Maksud papa, selama jalan2 ini aku gak pake cd?�, tanya istri saya. �Yupe� jawab saya pasti. Istri sempat tertawa. �Nekad� katanya. Tapi akhirnya dia melakukannya juga. Dia lepas celana dalamnya, dia berikan ke saya dan saya masukkan dalam tas saya.
Dengan dilepasnya celana itu, kaki istri yang kuning memang terlihat semua sampai ke pangkal bokong tapi paling tidak celana dalam istri tidak terlihat menggangu. Bahkan, saya yakin orang akan penasaran dengan penampilan istri. Akhirnya rok itu pun kami beli. Istri mencari toilet untuk ganti rok dan.. akhirnya malam itu istri tanpa CD ?
Kami pun langsung ke toko CD (compact disc lho, bukan celana dalam). Saya melihat rak lagu2 kesukaan saya dan istri ke rak yang lain untuk melihat koleksi lagu kesukaan dia. Dari jauh, saya melihat memang rok istri terlihat sangat menggoda. Apabila benar2 diperhatikan dari samping, paha mulus istri yang kuning agak2 terlihat dari mulai lutut sampai ke atas hampir pinggang (karena tertutup baju yang dia pakai). Kalau dari belakang dan depan tidak terlalu terlihat karena lipatan2 kain rok itu terpusat di depan dan belakang. Benar2 menggoda. Saya melihat para pria di sekitar rak istri tampak sibuk �melototi� paha istri ? Benar-benar lucu. Mereka sudah konsentrasi ke CD yang akan mereka beli lagi sepertinya.
Entah kenapa saya jadi horny. Saya dekati istri dan saya katakan kalau pria2 disekitarnya memperhatikan pahanya. Istri ternyata sudah mengetahuinya.
�Saya horny�, kata saya.
�Saya juga, tapi saya pengen menggoda mereka lagi.�, kata istri.
�Jangan keterlaluan lho, nanti saya cemburu�, kata saya.
�Lihat aja..�, jawab istri saya.
Saya lihat istri menghampiri petugas toko untuk mencoba CD yang dia pilih. Di tempat coba cd itu ada tempat duduk kecil dengan kaki yang lumayan tinggi. Istri naik ke kursi itu dan memasang head phonenya. Dengan gayanya yang seperti tidak sengaja (saya tahu dia sengaja) dia silangkan kakinya dan sedikit menarik rok nya ke atas sehingga paha mulusnya terlihat. Orang tidak bisa mengintip dari depan karena dari depan ada penyangga CD Player, tapi dari samping kaki istri bisa hampir semuanya terlihat meskipun daerah paha nya tertutup dengan rok nya yang hampir tembus pandang. Benar-benar merangsang. Penis saya sakit karena ereksi dan terjepit celana dalam ?
Saya memperhatikan saja dari jauh. Beberapa saat kemudian, tampak ada anak muda yang mendekati istri dan berusaha menyapa. Dia mengajak istri kenalan dengan berbagai cara. Istripun meladeni. Saya memberi waktu kepada istri buat �menikmati� hasil godaannya ? Akhirnya saya menghampiri istri. Istri mengenalkan saya kepada pemuda tadi yang ternyata bernama Yandi. Mengetahui istri ternyata bersama saya, kelihatan raut kecewa dan rikuh dari pemuda itu. Tapi apa peduli saya. Saya ajak istri saya untuk membayar CD yang kami beli dan kami segera keluar.
Kata istri, pemuda tadi sempat minta kartu nama tapi tidak diberi sama istri. �Sekarang, mama horny banget lho, pa�, kata istri.
�Aku juga�, jawab saya. �Mau gak ngesex sekarang?�, asal saja saya tanya dengan berharap sisi wild istri keluar saat itu.
�Mau�, jawab istri. Jawaban yang saya harapkan tapi lumayan agak kaget juga ?
�Main di mobil aja yuk�, ajak saya.
Istri pun setuju. Kami segera bergegas ke mobil kami di lapangan parkir. Ternyata tempat parkir pondok indah mall sangat tidak mendukung, jadi di sana saya hanya bisa melakukan oral sex kepada istri sampai istri orgasme. Untuk sementara waktu, saya belum bisa melampiaskan nafsu saya di sana.
Kami kemudian naik ke mall lagi dan makan malam. Sekitar pukul 21:00 kami sudah keluar dari mall. �Papa masih horny gak?�, tanya istri. Sebenarnya saya sudah tidak horny lagi tapi tidak ada salahnya kalau istri punya ide asyik lagi jadi saya jawab iya. Istri hanya tertawa saja. Dia menawarkan oral sex kepada saya. Saya pun setuju. Setelah keluar tol menuju rumah, kami mencari tempat yang pas buat istri melakukan oral sex kepada saya. Belum saya menemukan tempat itu, istri sudah mengangkat roknya tinggi2. Dia keluarkan dildo dari tasnya. Dia masukkan dildo itu ke vaginanya sambil mendesah2. Saya suka sekali melihat keisengan dia malam ini. Akhirnya karena tidak tahan, saya berhenti di depan sebuah bank dan saya minta istri mulai oral sex saya. Istri minta saya memainkan dildo ke vaginanya. Kami tidak bisa melakukan sex di mobil saat itu karena jalan sangat ramai dan sering sekali orang lewat dekat mobil kami.
Demikianlah, di perjalanan itu kami saling merangsang sampai orgasme.

pamer istri


eman2 aku mau share sedikit kisah aku waktu lagi iseng di rumah pacar ku. saat itu keluarga pacar ku sedang keluar kota jadi aku di minta untuk menginap di rumahnya. dengan spontan tentu saja aku mau karena aku bisa melakukan kebiasaan ku ? dan dilihat oleh pacar ku. walau terasa malu tapi terasa seru membuat memiaw ku basah setiap hari >.<
tiba waktunya aku di jemput olehnya dan aku tidak membawa baju ganti apa pun hanya baju yg aku kenakan saat itu saja (sengaja ?), dia pun tidak sadar dan tidak bertanya apapun jd menurut ku semua berjalan lancar haha.
dan setiba di rumahnya aku pun mandi dan setelah melepas baju ku ingin sekali aku melempar semua baju ku ke ember berisi air (dengan alasan mau di cuci) tp lama sekali aku berpikir iya tidak iya tidak karena setelah itu aku tidak mempunyai baju untuk dipakai lagi (ini memang tujuan aku ? tp terasa takut dan malu) singkat cerita akhirnya aku melempar baju ku ke ember hahaha.


setelah mandi aku pun tidak membawa handuk (aku ingin keluar dengan telanjang dan mencari handuk) tp karena jantung ms berdebar kencang karena sudah tidak ada baju maka tidak berani aku. akhirnya aku berteriak meminta handuk dan akhirnya di ambilkan oleh pacar ku haha.
sekarang aku hanya berbalutkan selember handuk saja dan masuk ke kamar yg sudah di persiapkan untuk ku. sesampainya di dalam langsung aku lepaskan handuk ku dan rasanya menegangkan sekali tidak mempunyai baju di rumah orang. setelah bbrp menit tiba2 pacar ku masuk tanpa mengetuk pintu dahulu dan kami berdua pun kaget setengah mati dengan spontan aku berteriak dan menutup badan ku seadanya dan pacar ku jg langsung menutup pintu dan meminta maaf. dan langsung niat nakal ku muncul dan aku memintanya untuk masuk (dia pikir aku sudah mengenakan pakaian tp aku tidak mengenakan apapun ?) dia kaget lagi untuk kedua kalinya. walau dy pacarku tp dy belum pernah melihat badan ku makanya dy sangat terkejut ?
dan aku pun berkata kalau tidak membawa baju jd gpp kah kalu aku di rumahnya tidak berpakaian (sambil bercanda) tp dia menjawab 'tidak apa2 malah bagus gt. tp ga usa di tutupin pakai tangan segala lgan sapa juga yg mau lihat?' dan saat itu langsung aku melempar dy dengan bantal dan kami perang sesaat ?
tapi setelah bbrp lama dy mengfoto aku diam2 dan aku menyadarinya langsung aku minta hpnya dan mengdelete poto itu. aku bilang 'kalau mo foto yang bagus donk jangan curi2 jepret' dan dy meminta ku berpose tp hanya boleh 1x jepret kata ku dan dy setuju. dan sepanjang hari aku di rumahnya tidak berpakaian selama 2hari dan setelah itu aku kembali ke rumah ku.

Sindy: nginep di rumah pacar


kejadian kali ini di villa tempat sebelumnya, pada 2mg lalu kami satu keluarga bersama kakek nenek serta 3sepupu ku yg masih kecil (2anak kelas 5sd dan 1lg smp 1) menginap di villa puncak.
pada saat itu aku sama sekali tidak punya pikiran untuk melakukan hal yg aneh-aneh, sampai pada hari mgg (kami berangkat pada hari jmt malam) tiba-tiba ada panggilan dari teman papa yg membutuhkan pertolongan terpaksa papa dan mama harus kembali ke jakarta. tapi saat papa berdiskusi dengan kakek ternayata mereka juga merasa tidak betah di villa dan ingin ikut kembali, akhirnya kami semua di minta untuk ikut pulang pada malam harinya.
tetapi sepupu2 aku yg masih kecil merengek tidak mau pulang dan mereka masih ingin berlibur di sana, dan setelah berbincang-bincang cukup lama akhirnya mereka di izinkan untuk tetap tinggal dan aku di minta untuk menjaga mereka sampai hari selasa kami akan di jemput dan aku pun mengiyakan karena kasihan pada mereka.
kemudian hr mgg berlalu pada senin pagi saat hendak mandi tiba-tiba pikiran iseng ku itu muncul (ingin sekali melakukan kebiasaan aku di sini tanpa ada yg akan memarahi ku karna di sini hanya ada 3 anak kecil dan kakek pengurus villa yg sudah tua).



kemudian aku pun sengaja keluar dari kamar tanpa mengenakan apa-apa, tetapi kebetulan sekali tidak ada orang karena anak2 masi tidur. langsung aku berjalan ke wc (perasaan ku berdebar takut malu tetapi berharap di lihat oleh anak2, pikir ku masih anak2 tidak akan berbuat macam-macam) dan aku pun mandi, tetapi setelah usai mandi aku sadar tidak membawa handuk kemudian aku pikir langsung keluar dari wc dan mengambil handuk.
saat membuka pintu aku melihat si alvin (anak smp1) sudah bangun, dan aku berlindung di balik pintu dan memintanya untuk membawakan handuk ku (pikiran nakal ku mulai muncul) karena handuk ku ada di dalam kamar ku yg terkunci, aku langsung menyusul alvin dengan telanjang bulat dan tubuh yg basah.
alvin langsung kaget dan aku pun pura-pura tidak malu dan menganggap biasa saja
aku:vin kuncinya lupa cc kasi nih akhirnya cc harus jalan sendiri juga dhe
alvi:(diam sejenak) iya kok cc keluar kan ga pake baju, ga malu sama alvin?
aku:ngapain cc malu sama anak kecil kayak kamu gt ?
alvin:kalau gitu cc ga usah pakai baju aja selama di puncak
aku: (ini anak kecil nantangin aku ternyata tp idenya jadi pertimbangan) ehm siapa takut tapi nanti kalian laporkan ke om dan tante nanti cc dimarahi bagaimana?
dan akhirnya dia pun berjanji tidak akan melaporkan ke papa mama dan ia pun memperingati hendra dan ricky untuk tidak mengatakannya. dan aku pun merasa sangat gugup saat bertemu mereka ber 3 dengan keadaan telanjang.
dan tiba-tiba mereka protes karena setiap aku bertemu mereka aku selalu menutupin dada dan memiaw ku serta jika ada penjaga villa aku selalu bersembunyi atau memakai kaos panjang, mereka meminta ku untuk tidak menutup-nutupinya di depan mereka dan harus bersikap biasa dengan penjaga karena sesuai dengan perkataan ku kalau aku tidak malu dengan mereka. dan akhirnya aku menyetujuinya karena aku di ancam akan di laporkan.
mulai saat itu aku tidak menutupi bagian manapun lg dari tubuh ku (terasa sangat malu apa lagi saat bertemu dengan kakek penjaga, namun menyenangkan sekali) sampai kami di jemput. aku hanya mengenakan pakaian saat malam karena sangat dingin.
sekian dl maaf jika berantakan bahasanya dan tidak menceritakan keseluruhan karena pegal tangan ku.
lain kali akan ku ceritakan lagi pengalaman ku yg lain.
ake merasa tindakan ku terlalu jauh tetapi aku pun merasa senang apa aku salah?

Sindy: keisengan dengan sepupu


masi kenal sama aku kan? sindy ?
pada saat itu kau ingin bermain di kos teman ku vina dan juga sedikit bersenang2 dengan kebiasaan ku yg nakal ?
jadi aku putuskan berangkat ke kos vina dengan menggunakan topi, kaos panjang tanpa daleman dan sepatu. aku di antar oleh pacar ku menggunakan motor,
pacar ku pun wah melihat ku berpakaian seperti itu tetapi itu lah juga yg diinginkan oleh pacar ku kalau aku selalu berpakaian seksi hehehe.
singkat cerita aku pun di antarkan ke kos vina dan akhirnya kami berpisah. di kos vina ini adalah kos campur pria wanita dan aku pun sangat bersemangat melakukan keisengan ku di sini ?
saat berjalan ke kamar vina para lelaki pun melihat ke arah ku (tapi aku hanya bersikap biasa saja, dalam hati sih malu banget dan senang)
saat sampai di kamar vina, vina pun kaget aku hanya berpakaian seperti itu
vina : gila lo cm pake selembar kain aja. uda tau ini kos banyak cowonya masi aja berani lo pakai kaya begitu
aku : sengaja vin siapa tau gw bs bersenang2 hahaha. lo mau ikutan?
vina : makasih dhe orang gila
kami pun tertawa ?


dan aku pun masuk ke dalam dan bergosip (namanya cewek dimana-mana hanya ada gosip ?)
pada saat malam hujan aku sedang chatting bersama teman dia mengetahui apa yg aku pakai (karena aku suda menceritakan) dan dia pun menantang aku untuk bereksi menggunakan baju ku yg hanya satu itu.
awalnya aku takut dan malu sekali tetapi aku memberanikan diri (gengsi ?) dan aku pun bersiap-siap mengenakan sepatu dan topi berjalan keluar kos.
aku berjalan-jalan sebentar di sekitar kos kemudian kembali ke kos dengan baju yg basah dan badan ku pun tercetak jelas sekali, di depan pagar kos aku melepaskan baju ku dan menggantungnya di pagar.
sehingga aku hanya mengenakan topi dan sepatu tetapi tiba-tiba ada bbrp cowok keluar dan kita berbicara sedikit (dalam hati ku aku merasa sangat malu aku tidak bermaksud untuk telanjang di depan cowok seperti ini)
dan akhirnya aku cepat menyudahi pembicaraan dan kembai ke kamar vina. vina pun kembali mengatai aku orang gila (hahaha) aku pun hanya di beri tisue untuk mengelap badan ku yg basah.
tetapi dy pun memberikan aku handuk kecil untuk mengelap badan ku. cuma tidak tau apa yg merasuki vina sampai dia tidak mau meminjami aku baju (dia ingin aku bereksi samapai pakaian ku kering)
dan tersadar kaos ku tertinggal di pagar. aku terpaksa harus turun kembali mengambil baju ku dengan perasaan yg sangat malu untuk bertemu lelaki-lelaki itu yg duduk di bawah
sampainya di bawah mereka pun menggoda ku tetapi aku acuhkan dan keluar mencari baju ku.
tetapi aku tidak menemukannya dan aku memberanikan diri bertanya pada lelaki-lelaki itu tetapi mereka menjawab tidak melihatnya (aku pun pasrah dan kembali ke kamar)
aku menceritakanny pada vina dan
vina : hahahaha sukurin loe makanya jangan macam2, telanjang loe sampe pulang hahahaha
aku pun memohon dy meminjamkan tetapi dy tetap tidak mau
#sebelumnya saat aku kembali dari eksi ku, aku sangat horny dan spontan aku melakukan masturbasi di kamar vina dan vina pun marah. mungkin karena ini vina tidak mau meminjami aku baju
dan karena dy tidak mau meminjami aku baju aku sengaja melakukan masturbasi lagi di kamarnya (ingin membuat dy marah) tetapi dy menghentikannya dengan menutup miau ku.
tanpa dy sadari saat hendak menutup miau ku dy telah menggesekan tanganny dan itu membuat ku semakin horny. kami pun bertengkar dy terus berusaha menutupi miau ku dan aku terus berusaha untuk menggeseknya.
akhirnya aku pun tidak tahan lg dan saat tangan vina menggesekny tak tertahankan lagi aku pun mengeluarkan cairan ku di ranjang maka semakin marah lah dia semakin tidak mau meminjami aku baju
dan aku pun menuggu hingga besok di jemput oleh pacar ku (aku meminta pacar ku menjemput ku dengan mobil tetapi dy datang menggunakan motor akhirnya aku tidak mau dan kebetulan ada teman-teman ku yg menggunakan mobl, aku menumpang)
saat menulis cerita ini aku sedang menginap lagi di rumah vina (menggunakan laptop vina) dan dy tertawa senang sekali melihat ku menulis kekesalan ku di sini
dan bocoran dari vina ternyata dia tidak mau meminjami aku baju karena permintaan teman ku yg memberi aku tantangan ini dan teman chat ku ini juga yg meminta aku menuliskan cerita ini

Sindy: pengalaman bermain hujan akhirnya baju hilang

Minggu, 20 Januari 2013

Hai� Aku mau mebagikan sedikit dari pengalamanku nih. Sekaligus menceritakan kebiasaanku yang agak unik ini.
Ceritaku ini benar2 dari pengalaman pribadiku. Entah kenapa sejak kecil dahulu sehabis mandi suka handukan di kamar kakakku atau ke lantai 2 sambil handukan. Kebiasaan itu pun terbawa sampai SMP. Tapi mama akhirnya menegur kebiasaanku karena tidak baik katanya. Akhirnya saat SMU aku mulai merubah kebiasaanku itu. Namun tetap saja kalau sehabis mandi, aku keluar dari kamar mandi hanya memakai baju saja, tanpa memakai celana. Akibatnya celana dalamku pun terlihat kemana-mana.

Entah kenapa seperti ada perasaan yang seru dan menegangkan jika aku berbuat seperti itu. Selama di sekolah pun aku suka duduk dengan cuek. Terkadang rokku yang tersingkap diperhatikan oleh cowok-cowok di kelas. Tentu saja pahaku yang putih itu terlihat oleh mereka. Kebiasaan ini sudah sejak aku kelas 5 SD. Malah kadang2 aku sengaja duduk mengangkang, sehingga para cowok-cowok yang suka iseng mengintip itu pun bisa leluasa melihat celana dalamku. Perasaan aneh terkadang menjalar ke tubuhku saat aku merasa diintip seperti itu. Sepertinya aku terangsang juga.
Yang paling nekat sih kejadian waktu aku kelas SMP 2. Pernah aku iseng pergi ke sekolah dengan tidak memakai celana dalam. Rasanya deg-degan juga. Tapi aku ngga berani duduk sembarangan. Kalau sampai ketauan aku ngga pakai celana dalam kan bisa repot. Pernah juga aku iseng berjalan keluar dari kamarku ke balkon dengan telanjang. Saat itu aku kelas SMU 1. Memang balkon kamarku itu agak tertutup dengan pilar-pilar kecil yang berbaris, namun masih ada sisa celah kecil diantaranya. Jadi kalau ada orang yang berhenti dan benar-benar memperhatikan, maka sebagian tubuhku bisa terlihat dari celah itu termasuk payudara dan vaginanya. Pernah waktu itu ada seorang tukang sayur langganan kami lewat, dan aku lagi berdiri di balkon, dia sempat melihat ke arahku sambil berjalan dan kami sempat bertemu pandang. Aku senyum saja kearahnya sambil menyapanya. Dia pun balik senyum. Tapi sepertinya dia tidak memperhatikan tubuhku yang sebenarnya sedang telanjang itu. Selanjutnya aku akan menceritakan pengalamanku di Anyer.
Cerita di Anyer:
Kejadiannya saat aku masuk kelas SMU 2. Jadi waktu itu lagi liburan sekolah, kami sekeluarga berlibur ke Anyer dan menginap di sebuah resort yang cukup terkenal disana. Setelah 3 jam perjalanan sampailah kami semua disana. Saat itu hari sudah cukup sore. Setelah selesai beres-beres di kamar, aku berniat untuk berenang. Langsung saja aku berganti pakaian. Saat aku mengambil pakaian renangku, tiba-tiba sifat isengku muncul lagi. Aku mau mencoba berenang tanpa memakai dalaman lagi. Padahal baju renangku itu adalah baju renang dengan model yang tidak memiliki penutup dada seperti baju renang pada umumnya. Jadi otomatis bila putingku mengeras atau baju renangnya basah oleh air, maka tonjolan putingku dan belahan vaginaku pasti terlihat.
Setelah selesai memakai baju renang aku pun langsung menuju kolam renang. Menyadari aku tidak memakai dalaman lagi membuatku cukup terangsang, apalagi beberapa kali aku berpapasan dan cowok dan mereka seperti melirik-lirik kearah tubuhku. Akibatnya putingku jadi sedikit mengeras dan sepertinya vaginaku jadi sedikit basah. Model baju renangku juga agak sexy, seperti model one piece tapi bukan bikini, perut dan punggungku bisa terlihat jelas.
Dan benar saja, tidak lama setelah aku berenang, aku bermaksud untuk pindah ke pantai. Saat aku keluar dari kolam ternyata putingku sudah cukup menonjol cukup jelas. Dan saat aku berjalan ke pantai, aku merasakan kalau payudaraku yang berukuran sedang ini agak sedikit bergoyang karena tidak memakai bra. Tentu saja beberapa bapak-bapak yang biasanya menawarkan banana boat, dsb langsung menujukan matanya kearahku. Aku sih cuek aja dan langsung turun berenang ke pantai.
Begitulah kira-kira beberapa pengalaman dari kebiasaan anehku ini. Sebenarnya nggak normal yah kalo seorang cewek punya kebiasaan seperti itu? Tapi untungnya aku juga masih tau batasan sih hehehe�.

Cerita tentang kebiasaan anehku

Namaku Wanda. Kata orang aku cantik, dan aku mengetahui hal itu, haha.. Bentuk tubuhku nyaris sempurna, kenapa aku bilang nyaris karena kan tidak ada orang yang sempurna Yah dengan segala kelebihanku ini aku merasa harus membaginya dengan sesama, itu lah kenapa aku suka berpakaian minim dan memamerkan tubuhku. Umm apa ya sebutannya, ah ga penting yang penting kalian tahu maksudku kan? Aku mengetahui kelainanku ini ketika duduk di kls 1 sma, waktu itu di kelasku mayoritas cowok. Sehingga cewek-cewek di kelas diperlakukan bagai Putri. Tetapi di kelasku itu hanya ada 3 orang cewe yang berwajah lumayan, aku, teman sebangkuku Achie dan satu lagi aku ga begitu kenal dekat tapi kalau ga salah namanya Nadia. Jadilah kalau pelajaran kosong atau istirahat cowok-cowok di kelas cari muka dengan aku dan Achie teman sebangkuku. Entah kenapa aku merasa senang skali jadi pusat perhatian, jadi mulailah sedikit demi sedikit baju seragamku mengetat, dan rok ku memendek Achie yang sedikit tomboy dan sudah punya pacar terkadang kalau istirahat langsung ngeloyor ke kelas cowoknya, sedangkan aku diam di kelas meladeni cowok2 kesepian itu.
Namun keberanianku cuma sampai disitu saja. Hingga sewaktu aku naik kelas 2 aku ikut ekskul cheerleaders sehingga aku makin2 jadi pusat perhatian. Cheerleaders yang kalau tampil selalu pakai baju ketat dan rok mini. Sehingga aku pun semakin berani menampilkan diri, terkadang sampai basah vaginaku bila cowok-cowok yang menonton melihat dengan pandangan yang mupeng seakan-akan melihatku bagai tanpa busana. Aku ingin menceritakan pengalaman beraniku sewaktu kelas 3 SMA, waktu itu hari sudah sore, anggota cheers baru selesai latihan, beberapa langsung pulang dan beberapa lagi langsung mandi di ruang locker. Sedangkan aku memilih untuk bersantai di kelasku 3 IPS 3 yang berada di lantai 3 paling pojok. Kelasku ini paling nyaman dibanding kelas-kelas lainnya, kelas ini satu-satunya yang memiliki 3 AC sekaligus, jadi lebih sejuk di kelas ini, selain AC kelas ini juga paling besar dan punya fan juga. Pokoknya kelas paling enak deh, aku berlari dari aula lantai 2 tempatku berlatih ke lantai 3. Sampai di kelas karena hari itu sudah hampir pukul 5, dan sepi banget, aku memutuskan untuk ganti baju disitu. Aku lepaskan celana pendek daleman rokku dan juga kaosku yang sudah basah oleh keringat. Aku lupa tidak membawa baju ganti, jadi kuputuskan untuk memakai baju seragam putihku. Tapi sebelum aku berganti baju aku tidur-tiduran di atas meja, tepat dibawah fan untuk meng�adem�kan badanku.

Latihan cheers tadi menguras keringatku jadi seluruh tubuhku basah. Aku hanya memakai rok cheers yang pendek dan celana dalam g-string warna hitam serta Bra hitam mini, aku tidur-tiduran di atas meja sambil sesekali mengelap tubuhku dengan handuk kecil, tetapi ternyata aku kecapean hingga ketiduran. Tiba-tiba aku dengar pintu dibuka, aku tersentak kaget dan kulihat si ganteng Evan anak IPA itu memasuki kelas, aku melirik jam ternyata aku ketiduran 20 menit. Bukannya aku mencoba menutupi tubuhku tapi malah aku pasang posisi menggoda dan pura-pura tertidur. Evan si ketua osis itu melongo melihatku seperti itu. Namun perlahan tapi pasti Evan malah mendekatiku. Evan mencoba memanggil namaku, nampaknya ingin membangunkan atau hanya ingin mengecek saja. �Wan..� seru Evan pelan. Aku pura-pura tertidur sambil mengganti posisi lebih menggoda lagi, tanpa kusadari sudah basah vaginaku melihat evan melongo memandangiku. Evan menyentuh pelan tanganku untukmembangunkanku namun aku diam saja. Evan pun memegang perutku namun aku masih pura-pura tertidur. Sampai Evan menyentuh payudaraku pelan, aku malah mendesah namun tetap tertidur akhirnya evan memberanikan diri meremas payudaraku, lagi-lagi aku mendesah saja. Evan menurunkan tali Braku dan menarik Braku turun hingga ke perut. Buah dadaku terpampang dengan jelas, dan putingnya yang mengeras sudah tegak berdiri. Evan meremasnya lagi, kini aku pura-pura agak tersadar. Evan kaget dan sedikit mundur dari tempatnya berdiri, namun aku masih ingin menikmati permainan ini sehingga aku merubah posisi menjadi menyamping. Rok cheersku yang pendek terangkat, sehingga pantatku terpampang di hadapan Evan. Aku mengenakan g-string jadi Evan bisa melihat jelas bongkahan pantatku Evan meremasnya, aku sangat menikmatinya, aku yakin vaginaku sudah sangat basah. Evan lalu berpindah berdiri, sehingga ia berada di hadapan payudaraku. Ia meremasnya lembut dan tangan satunya meremas pantatku. Aku masih pura-pura tertidur, nampaknya evan tahu aku pura-pura, karena aku terkadang mendesah pelan tiap kali ia menyentuhku.
Nampaknya Evan sudah tidak tahan, aku bisa melihat �adek�nya sudah sangat keras dibalik celana abu-abunya, karena berada tepat di depan wajahku. Aku pura-pura mengganti posisi dan menyebabkan wajahku menempel pada �adek�nya, Evan menggesek-gesekan adeknya itu, dan tiba-tiba saja tanpa disangka-sangka Evan menarik g-string miniku hingga putus. Dan ia memukul pantatku, ah diperlakukan seperti itu tidak mungkin aku pura-pura tertidur, jadi aku bangun dan dengan panik aku tutupi dadaku. �Evan, mau ngapain lo!� bentakku, Evan hanya tersenyum saja dan dia berkata �Engga tadi laporan osis ketinggalan..� lalu ngeloyor pergi, aku terduduk di meja membenahi Braku itu, namun Evan balik lagi, aku langsung panik menutupi payudaraku lagi Evan berkata �Umm btw, nice boobs u have..� lalu pergi lagi, aku hanya tersenyum tersipu ketika Evan pergi, entah kenapa aku merasa horny sekali sewaktu dia memujiku. Ketika aku sedang tersenyum Evan balik lagi dan memergoki ku sedang tersenyum tersipu..lalu dia berkata lagi �haha..lo seneng ya?, ah..nice butt too� lalu dia pergi lagi.
Aku senang bercampur malu saat itu. Aku melihat jam sudah menunjukan hampir pukul 6, karena ga ada celana dalam lagi, aku pulang hanya menggunakan rok cheers tanpa celana dalam. Rupanya tanpa aku sadari kaos bekas cheers tadi yang basah aku letakkan di atas seragam putihku, sehingga seragam putihku itu ikut-ikutan basah. �Wah kebetulan, its show time!� kataku dalam hati, aku lepaskan Bra hitam miniku, dan pulang mengenakan seragam sekolah putih yang basah dan rok cheers yang mini tanpa pakaian dalam sama sekali. Aku menatap cermin yang ada di kelas itu, putingku yang masih mengeras tercetak jelas di seragam putihku yang ketat dan rok cheers itu sangat pendek sekali, bila aku membungkuk sedikit saja, pasti orang-orang bisa melihat bokong indahku. �Sempurna� bisikku pada diriku sendiri. Aku bergegas pulang, ketika aku melintasi lapangan masih ada anak-anak kelas 2 sedang bermain basket, dan bola itu memantul dekat tmpku berjalan.
Cowok-cowok itu meminta tolong aku mengambil bola basket itu, aku tersenyum manis, membelakangi mereka dan dengan pantat menghadap mereka aku membungkuk mengambil bola itu, cowok-cowok kelas 2 itu langsung terdiam, mereka dapat melihat jelas pantat mulusku, bahkan vaginaku bila mereka lebih teliti lagi. Tapi kejadian itu tak berlangsung lama, hanya sekitar 5 detik-an dan aku berbalik badan melempar bola basket itu. Mereka hanya tersenyum saja ketika aku berbalik badan dengan wajah �tak tahu apa-apa�. Aku pun pulang naik mikrolet, untung saja langsung kudapatkan begitu aku keluar sekolah. Di mikrolet itu hanya ada 1 anak kuliahan *mungkin* dan 2 orang bapak-bapak aku sedikit menyesal karena di mikrolet itu tidak ada yang mukanya oke punya. Ketika memasuki Mikrolet aku agak membungkuk, pastilah pantatku itu terlihat jelas, pikirku dalam hati. Aku duduk di pojok, di depanku 2 orang bapak-bapak itu, aku duduk agak menyamping, namun tmp duduk mikrolet itu terlalu pendek. Dudukku jadi seperti berjongkok aku tutup kakiku rapat-rapat, tapi pasti pahaku bisa terlihat jelas oleh bapak-bapak itu. Aku pura-pura tidak tahu, anak kuliah itu pasti tadi sudah melihat pantatku waktu aku masuk tadi karena ia duduk dekat pintu, sekarang bapak-bapak ini menatapku dari atas sampai bawah. Entah kenapa aku horny sekali ketka mereka memandangiku seperti itu, jadilah aku mulai berulah aku memutir2 kancing kedua baju seragamku, lalu perlahan, dengan wajah tidak melihat bapak-bapak itu aku melepaskan kancing keduanya. tanpa melepas kancingpun mereka sudah bisa melihat payudaraku secara jelas aku pikir, namun karena hari itu sudah gelap, dan lampu mikrolet remang-remang mungkin putingku tidak terlalu tercetak. Aku mendengar bapak-bapak itu menahan nafas waktu aku melepaskan kancing nomor dua itu dengan seksi.
Kini aku semakin berani, entah kenapa dorongan untuk berbuat lebih ada dalam diriku. Aku pun tidak lagi memiringkan badanku, tapi menghadap lurus ke bapak-bapak itu, sehingga sekarang mereka bukan saja melihat payudaraku dari samping, tapi dengan jelas dapat melihat belahan dada dan separuh payudaraku apalagi putingnya tercetak jelas disitu, aku tersenyum menggoda kepada mereka, dan mereka balas tersenyum. Asal kalian tahu, kancing bajuku hanya ada 4, jika sudah terbuka 2, berarti sudah separuh dari bajuku terbuka. Aku memilin2 kancing nomor 3, aku melihat anak kuliahan itu begeser mendekat, tak ingin ketinggalan pertunjukan rupanya. Aku memilin-milin kancing nomor 3 dan perlahan ku buka pahaku..aku yakin vaginaku yang basah dapat terlihat. Aku membukanya sedikit saja, tanganku yang satu memilin-milin kancing baju nmor 3 dan satunya mengangkat rok-ku perlahan-lahan. Ketika aku ingin melepaskan kancing nomor 3, aku mendengar seseorang memanggil. Aku menghentikan kegiatanku, nampaknya mereka kecewa. Aku menoleh ke belakang, rupanya Evan dalam mobil Jazznya waktu itu Jazz baru saja keluar, wah pokoknya mewah banget, ia memberikan isyarat untuk turun dan naik mobilnya, memang waktu itu lampu merah. Namun tanpa kusangka-sangka bapak-bapak di depanku membuka lebar pahaku, dan yang satunya menarik rokku naik, aku berteriak sedikit.
Lalu aku mengetuk mikrolet tanda aku ingin turun. Sebelum turun aku tulis nomor tlpku di tangan salah satu bapak itu entah apa maksudku, mungkin agar aku dibiarkan turun, mereka melepaskan pahaku. Aku menyiapkan uang receh lalu bergegas turun. Namun sewaktu turun aku sengaja membungkuk dengan belebihan sehingga pantatku terlihat semua, lalu aku rasakan tangan-tangan mereka mencubit dan memegang pantatku, aku membayar mikrolet dan sempat berkata. �Udah dulu ya live shownya� sambil tersenyum menggoda mereka hanya tertawa-tawa saja. Aku berlari menuju mobil Evan, dan langsung duduk di depan. Rokku tertarik naik sewaktu aku duduk buru-buru. Evan tersenyum ia bilang �Da..body lo oke banget..di rawat ya�, eh agak canggung aku tp aku pura-pura cuek dan menjawab �thx, iya emang gw care banget sama body gw�, suasana hening sejenak, �Da, mau makan dulu ga, lo pasti laper abis latihan cheers� suara Evan yang berat itu memecah keheningan aku cuma mengangguks aja, �eh tapi bayarin yah, gw ga ada duit� kata ku tiba-tiba, �Beres, tapi ada imbalannya ya� jawab Evan sambil tangannya berpindah ke pahaku, dan membelainya. �Eh..iyaa..� jawabku pelan menikmati sentuhannya, kami menuju ke Chitos, namun aku ingat kalau di Chitos ga boleh masuk pakai seragam. Maka aku sempatkan ganti baju di parkiran, dengan kaos bekas latihan tadi, sudah bau keringat tapi gimana lagi, sewaktu aku ganti baju Evan menciumku dan meremas dadaku lembut, aku membalasnya tapi hanya sebentar saja karena aku blg �Van, makan dulu yu, macem-macemnya nanti aja de� kataku tersenyum manja. Evan melongo waktu dia sadar baju apa yang kukenakan. �Lo yakin Da mau pakai baju itu?� kata Evan berusaha meyakinkan diri, �iya emangnya kenapa..� jawabku cuek. Haha..baju itu sudah tidak lagi menutupi apa-apa, kaos itu berdada V rendah berwarna putih polos, bahannya sangat tipis karena itu kaos untuk latihan, sehingga tidak membuat badan panas. Dan kali ini ditambah dengan basah, lekuk tubuhku dan bayangan putingku tercetak jelas. �Udah la van cuek aja..�kataku, Evan hanya mengangguk-angguk lalu memencet tombol kunci mobilnya. �Kecuali kalo lo malu..� sambungku, �ah gila kali lo ya, jalan sama cewe secantik lo, seseksi lo, bisa malu gw?� jawab Evan spontan, aku hanya tersenyum geli saja.
Kami makan di Izzi Pizza, sewaktu kami makan aku tak luput dari pandangan orang-orang, ya cewe ya cowok, dan pandangannya macem-macem, ada cewe yang jealous ada yang jijik mungkin, ada yang kaget, tapi lebih banyak yang mupeng sih. Evan tidak makan banyak waktu itu, tangannya terus berada dibawah membelai-belai pahaku bahkan sampai terangkat rokku, terkadang aku membuka pahaku, sehingga jari-jari Evan kadang menyentuh vaginaku, pemandangan itu tentu saja membuat orang-orang kaget. Tapi nampaknya Evan juga cuek saja, jadi ya aku cuek saja. Waktu sampai di mobil, Evan langsung menyergapku, menurunkan kusiku hingga tiduran, mencium bibirku dengan nafsunya dan langsung menarik payudaraku keluar dari bajuku melalui kerah V yang rendah itu, ia langsung menghisapnya keras-keras dan jarinya mulai mengelus-elus vaginaku, vaginaku sangat basah, daritadi aku merasa horny banget dengan segala kelakuan gilaku, aku membuka pahaku lebar-lebar sehingga jari-jarinya lebih leluasa membuaiku. Evan makin liar, kini jari-jarinya mulai disodok-sodok ke vaginaku, aku benar-benar terbuai, sebenarnya kaca mobil Evan termasuk 95% gelap, namun tidak dengan kaca depannya. Kaca depannya bening sebening aquarium, sehingga siapapun yang melintas pasti bisa melihat perbuatan kami, namun kami parkir agak jauh dan hari itu hari sekolah, sehingga Chitos tidak begitu ramai.
Aku naikkan kakiku ke atas dashboard, dan membukanya lebar-lebar, namun tiba-tiba aku melihat seorang satpam memergoki kami dari kaca depan, aku pura-pura tidak tau saja, malah membalas ciuman evan dengan ganas, Evan pun makin liar mengelus-elus klitorisku dan mulutnya masih tetap di buah dadaku yang montok itu. Satpam itu disitu sekitar 4 Menit, menonton kami hingga akhirnya ia mengetok kaca sebelahku, Evan terlonjak kaget dan ingin segera tancap gas, karena daritadi mobilnya sudah menyala. Namun aku memegang tangannya dan malah membuka kaca itu, payudaraku sebelah masih keluar dari kerahku, dan rokku masih terangkat memperlihatkan vaginaku dengan bulu-bulu halus yang rapih. Satpam itu nampaknya kaget, namun denga sigap aku pegang tangan satpam itu dan menaruhnya di payudaraku, tangan itu begitu kasar, berbeda dengan tangan Evan, Satpam itu diam tak berkutik, �Bapak mau ini kan..� kataku sambil menuntunnya meremas-remas payudaraku. Aku merasakan sensasi luar biasa, hingga mendesah-desah sendiri, Evan menonton kelakuanku hingga melotot. Satpam itu terlihat sangat menikmatinya, namun tiba-tiba aku berteriak �Van gas sekarang!!�, Evan dengan panik langsung menginjak gas dan pergi dari situ. Lalu Evan dan aku tertawa-tawa heboh, �Gila ya lo da, gw ga nyangka lo seliar itu� kata Evan, aku tersenyum menggoda, merapatkan tubuhku yang payudaranya masih mencuat keluar, dan berkata �Mau yang lebih liar..� Evan lalu mempercepat laju mobilnya, namun tiba-tiba di tengah perjalanan dia bertanya �Da, maaf nih ya, tp lo cewe bayaran?� katanya pelan. Aku cuma tertawa saja, �Da serius, kalau bener bisa dibayar�� evan menghentikan kalimatnya �Kenapa lo mau bayar gw?� kataku cepat..Evan tersenyum dan mengangguk, �Van..buat lo gratis..� jawabku cuek. �Eh da, jadi bener lo cewe bayaran?� tanyanya lagi. Aku menggeleng, dia terlihat kebingungan. �Engga, percaya ato ga gw masih virgin kalee� jawabku lagi, Evan melotot, �Beneran?� tanyanya ga percaya, �Mau bukti..?� tantangku, Evan diam saja, �Ini kan sekarang kita mau buktiin� jawabku sambil tersenyum. Evan hanya terdiam kebingungan.
Akhirnya kami sampai di sebuah rumah besar banget dibilangan Cilandak, ga jauh dari Chitos. Waktu hampir sampai Evan memintaku membenarkan pakaianku. Dan memintaku mendoblekan bajuku dengan baju seragam tadi, supaya tidak terlihat mencolok. Benar saja 2 satpam langsung membukakan pintu, Evan langsung memasukin garasi. Dan mematikan mobilnya, waktu itu sudah hampir pukul 9, aku pun turun dari mobil, dengan pakaian yang lebih rapih. Tersenyum pada satpam itu, satpam itu bertanya pada Evan �pacar baru den?� Evan hanya menjawab �Yoi donk pak!� sambil menggandeng tanganku masuk. Rumah itu besaaar banget, tapi sepi ga ada orang, �Van pada kemana..� kataku pelan, �Nyokap udah meninggal waktu lahirin gw, bokap.. tinggal dirumah istri barunya, gw sendirian deh..� jawabnya singkat. �Ah udahlah yuk masuk..� kata Evan sambil menarik tanganku masuk ke kamarnya. Evan segera menutup pintunya dan menciumku dengan liarnya, tangannya segera menjelajah semua tubuhku, dalam posisi berdiri dia angkatnya rokku dan diremasnya pantatku. Namun tiba-tiba Evan berhenti, �Da, lo nginep sini aja ya, blg sama nyokap lo gih� katanya sambil melemparkan hpnya. Lalu aku meminta Evan menyalakan CD playernya dengan lagu-lagu hiphop �Ma..wanda ga bisa balik nih, masih latihan cheers� teriakku disela-sela musik yang kencang itu, �Oh iya-iya itu apa sih dibelakang berisik amat� kata mama balas teriak �Anak-anak lagi latihan ma, mungkin kalau kemaleman Wanda nginep rumah temen ya ma� jawabku lagi, mama hanya bisa menyetujui saja. Selesai menelepon aku melihat sekeliling, tidak ada Evan, tiba-tiba Evan keluar dengan baju handuk putih, dan menarikku masuk ke kamar mandi. �Mandi dulu, lo bau asem� katanya sambil cengengesan, aku hanya bisa menurut saja. Di kamar mandinya ada whirlpool, seperti jacuzzi, sudah dituang shower bath sehingga berbusa-busa, Evan melepas seluruh bajuku dan menggendongku masuk ke jacuzzi itu. Evan memandikanku dengan sangat lembut. Ia membelai seluruh jengkal tubuhku tapi dengan lembut sekali, berbeda dengan ketika di mobil tadi. Evan menarik tubuhku keluar dan menyuruhku berdiri dibawah shower, ia menyalakan air hangat dan membiarkanku membilas diri. Evan yang sudah tanpa busana itu memelukku dari belakang �adek�nya menyentuh pantatku, ditekan-tekannya adeknya itu, lalu Evan meremas payudaraku dari belakang, sambil tetap ditekan-tekan penisnya ke pantatku.
Nafsuku bangkit, dibawah guyuran air hangat dari shower, Evan menciumi pundakku, dan leherku terkadang dijilatnya telingaku, membuatku bergetar-getar tersengat dengan birahiku. Aku membalikkan badan, dan mencium Evan, kami berciuman lama sekali, aku sudah horny sekali, ingin rasanya meminta Evan memasukkan penisnya, namun aku malu. Lagi-lagi Evan menghentikan aksinya, ditariknya tubuhku lalu dikeringkan, dari ujung rambut sampai ujung kaki. Aku diperlakukan bagai Putri. Evan lalu mengeringkan tubuhnya sendiri lalu menggendongku ke tempat tidur. Ia menindihku dan menciumku lidah kami berpangutan, terkadang Evan menghisap bibirku, tangannya meremas lembut payudaraku, terus ke perutku dan lalu sampai di vaginaku. Di gesek-gesekkan perlahan jarinya di klitorisku, aku mendesah tidak karuan, Evan lalu menurunkan bibirnya menjilati leherku, pundakku lalu ke payudaraku, di gigit-gigit lembut putingku, sambil tangannya terus bergerilya di vaginaku. Aku memeluk Evan lalu berguling. Aku cium Evan dari bibir, dada, perut sampai ke penisnya. Penisnya besar dengan panjang hampir 20 cm dan diameter yang besar pula. Aku terbayang ngeri memasukkan benda itu ke vagina perawanku. Aku menjilati penis Evan, tiba-tiba Evan memegang kepalaku dan mendorongnya, sampai tersedak aku, benda itu tidak bisa masuk semua ke dalam mulutku aku bermain dengan penis Evan sekitar 10 menit, ketika tiba-tiba Evan membalikkan badannya hingga posisi 69, aku diatas. Evan menjilat vaginaku pelan, aku langsung mengejang, ini pertama kali aku dijilat di vagina.
Tangan evan sesekali menyodok-nyodok vaginaku, sambil lidahnya disentil-sentilkan ke klitorisku. Aku benar-benar terbuai oleh nafsuku. Aku sampai memohon pada Evan agar ia segera memasukkan penisnya, �Van, please van..�hampir nangis aku dibuatnya. Evan membuka pahaku lebar-lebar, dan mengarahkan penisnya ke vaginaku yang sangat basah itu. �Aaashh..�desisku pelan, sakit tapi aku berusaha tak menunjukkannya, Evan kembali mendorongnya sedikit lagi, �Sshhshh..�Desahku antara sakit dan enak, �Ahhh..� Evan berteriak ketika seluruh penisnya masuk, aku meneteskan air mata, karena rasanya sakit sekali, nampaknya Evan mengetahui hal itu ia tidak bergerak sedikitpun, memberi waktu vaginaku untuk menyesuaikan diri. Ketika aku sudah mulai terlihat tenang, Evan menggerakkan pinggulnya, menarik dan memasukkan penisnya dengan perlahan. Tubuhku bergerak-gerak ga karuan, nikmatnya luar biasa. Makin lama Evan mempercepat gerakannya, aku pun berusaha menyeimbanginya, namun semakin aku bergerak semakin dekat aku menuju orgasme pertamaku. �Aaahh..terus van, oh yess..shitt..ahh� ceracauku ga karuan, Evan nampaknya tau aku sudah hampir sampai, makin liar gerakannya, selain maju mundur, terkadang diputar-putar, membuatku melotot keenakan. Akhirnya tak berapa lama sampailah aku pada orgasmeku �Aaarrgh..aaaaaaaaaa�.� teriakku melengking Evan melotot, aku yakin dia menahan orgasmenya, karena pasti vaginaku mencengkram penisnya kuat-kuat saat itu. �Ah gila van..enak banget� jawabku lemas dengan pandangan sayu. Evan hanya tersenyum, lalu dengan penis masih tertancap, ia menyedot-nyedot payudaraku, aku keenakan dibuatnya, sehingga horny lagi. Aku menggerakan pinggulku maju mundur, padahal Evan masih diam saja, tersenyum penuh kemenangan �Van, sodok donk, asshh..van cmon� pintaku memelas pada Evan, Evan malah melepaskan penisnya, aku melotot mau marah, tapi, Evan segera membalikkan tubuhku dan menggangkat pinggulku. Aku segera pasang posisi merangkak, bertumpu pada tangan. Evan memasuki vaginaku dari belakang, lalu memompanya dengan cepat, tangannya meremas-remas payudara 36B ku yang bergoyang-goyang kesana kemari. �Ohhh..aahhh..Wandaa..m*m*k lo..aassshhh� ceracau Evan menikmati posisi tersebut, aku hanya bisa mendesah-desah keenakan, karena orgasme keduaku hampir datang �Van, terus van, gw mau keluar lagi�, kataku ngos-ngosan.
Tanpa diduga, Evan menjabak rambutku �Aaaaaww� teriakku kesakitan, namun ia tetap memompa vaginaku jadi antara enak dan sakit, aku baru sadar ia mengangkat kepalaku agar melihat persetubuhan kami di cermin di samping tmp tidur itu, yang terletak di lemari, cermin seluruh badan. POsisi kami memang bukan di tengah tmp tidur, kaki Evan masih berada di lantai, Evan berdiri sementara aku posisi merangkak, sekarang posisiku setangah jongkok karena Evan menjabak rambutku, di cermin aku bisa melihat payudaraku bergerak-gerak, dan aku bisa melihat expresiku setiap kali Evan menyodok vaginaku dari belakang. Ini membuatku semakin bernafsu, dan makin dekat orgasme, �Van..gw mau keluar..assshhh� katalu terengah-engah, �Da, gw�juga..di da-lem..niihhh?� jawab Evan putus-putus karena sambil memompaku. �Iya di dalem aja, please, dikit lagi..aaashh..sshhh..�jawabku cepat-cepat. Evan semakin mempercepat gerakannya. Tangan satunya masih menjambakku, dan satunya lagi meremas-remas payudaraku. �AAAAAAAAAARRRGGHHH� teriak kami berbarengan, saat kami *ternyata* orgasme bersamaan �aasshhh..aaa� sambungku lagi, orgasmeku panjang sekali, aku bisa merasakan penis Evan menyemprot berkedut-kedut di dalam vaginaku. Evan melepas jambakannya dan membiarka tubuhku terkulai. Evan menindihku dari belakang, membuatku ngos-ngosan, akhirnya penis yang masih tertancap itu ditarik oleh Evan, dan ia berguling ke samping. �Thx ya da..� katanya sambil mengelus-elus kepalaku.
Aku membalikkan badan dan merapatkan tubuhku, Evan memelukku. Namun tidak lama Evan berdiri dan menggendongku memandikanku lagi. Ketika kembali ke tmp tidur, Evan melihat bercak darah kevirginanku. Evan melotot dan melihat ke arahku kaget, aku cengengesan dan berkata �bener kan gw masih perawan�, Evan merasa bersalah, dan sejak saat itu kami resmi berpacaran. Evan sangat mendukung hobbyku pamer-pamer tubuh, bahkan ia tidak mengizinkanku memakai BH ke sekolah. Nampaknya ia juga horny kalau melihat laki-laki lain memandangi tubuhku sampai melotot. Akibat tidak pakai BH dan pakaian kelewat tipis, serta kelewat pendek. Aku sampai dipanggil kepala sekolah. Lain kali aku ceritakan pengalamanku bersama Kepala Sekolah , dan pengalaman-pengalamanku yang lainnya. Sekarang aku masih pacaran dengan Evan, kami berdua kuliah di Bandung, dan hobbyku ini masih tetap berlangsung.

Sepulang Latihan